Presiden Prabowo menggunakan KRL Commuter Line rute Manggarai saat hendak meresmikan wajah baru Stasiun Tanah Abang, Selasa (4/11/2025). Foto: YouTube Setpres
JAKARTA, (ERAKINI) - meresmikan wajah baru , Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025), setelah proses revitalisasi yang berlangsung hampir dua tahun sejak April 2023.
Presiden bertolak dari kawasan Widya Chandra, Jakarta, menggunakan KRL Commuter Line rute Manggarai–Tanah Abang. Rangkaian KRL yang ditumpanginya melintasi lima stasiun.
Prabowo mengaku terkesan dengan layanan KRL yang ia naiki. "Saya sering di luar negeri, tetapi kereta api kita ini tidak kalah dengan kereta api di mana pun," kata Presiden.
Presiden turut didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di lokasi, ia disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.
Begitu tiba, Presiden langsung menuju podium utama untuk memberikan sambutan peresmian. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Kementerian Perhubungan dan PT KAI atas upaya modernisasi transportasi publik.
"Hari ini kita berkumpul di salah satu stasiun bersejarah di Indonesia untuk meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru," ujarnya.
Prabowo menyebut sistem kereta api nasional melayani sekitar 486 juta penumpang per tahun, sehingga menjadi salah satu prioritas pembangunan selain ketahanan pangan, energi, dan air.
Untuk itu,Prabowo memberi instruksi kepada jajaran menteri dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. untuk menambah gerbong kereta, termasuk KRL yang melayani perjalanan masyarakat area Jabodetabek.
"Untuk Jabodetabek, Dirut PT KAI mengatakan harus membuat tambahan gerbong, rangkaian baru. Satu rangkaian butuh uang USD9 juta, benar? Beliau ajukan totalnya Rp4,8 triliun, saya setujui. Bahkan beliau mengajukan Rp4,8 triliun, saya setujui tidak Rp4,8 triliuun, Rp5 trilin saya setujui," kata Prabowo.
Presiden menargetkan penambahan gerbong dan rangkaian selesai dalam satu tahun.
"Dirut KAI, berapa ini, didengar lho, 6 bulan? Sudahlah, kita kasih 1 tahun. Nanti dia stress tidak bisa tidur, iya kan. Kalau kau bisa 6 bulan oke, tetapi 1 tahun harus. Ini rakyat yang saksi ya. Jadi, nanti ada tambahan 30 rangkaian baru. Saya tadi coba, bersih, nyaman, (ada) AC," ujar Presiden.
Kapasitas 380 Ribu Penumpang per Hari
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kapasitas Stasiun Tanah Abang kini meningkat menjadi 380 ribu penumpang per hari dari sebelumnya 141 ribu.
Dudy mengatakan Stasiun Tanah Abang Baru merupakan salah satu stasiun terbesar dengan intensitas tertinggi di Jabodetabek. Peresmian stasiun dengan wajah baru ini diharapkan menjadi titik awal transformasi kereta api dalam melayani publik.
Stasiun yang mulai beroperasi bertahap sejak Juni 2025 itu melayani lima lintas KRL, yakni Kampung Bandan–Rangkasbitung, Duri–Tangerang, dan Manggarai–Bogor–Cikarang.
Dengan luas bangunan 19.000 m² di atas lahan 31.174 m², proyek senilai sekitar Rp380 miliar tersebut mencakup perluasan peron dan jalur rel menjadi empat peron dan enam trek.
Setiap peron kini dapat melayani satu rangkaian kereta dengan 12 gerbong yang dapat menampung sekitar 300 penumpang pada jam sibuk.