Digelar Agustus, Kemenag Sebut AKMI sebagai Tes Diagnostik Siswa Madrasah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI akan menggelar Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) pada Agustus mendatang.
Kemenag menyebut bahwa AKMI sebagai tes diagnostik bagi siswa madrasah. Hal ini juga sejalan dengan tagline AKMI 2024 yakni Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Direktur KSKK Madrasah M Sidik Sisdiyanto mengatakan, AKMI dilakukan sebagai tes diagnostik untuk menghimpun informasi akurat terkait dengan kompetensi literasi siswa madrasah sehingga menjadi pondasi dalam memperbaiki kualitas belajar-mengajar ke depan.
Menurut Sidik, tes diagnostik tersebut dapat berdampak pada perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
“Jadi tes diagnostik di sini juga berguna memetakan capaian kompetensi literasi bukan mengukur capaian kompetensi peserta didik dalam mata pelajaran tertentu. Selain itu, juga memetakan level kemahiran peserta didik,” kata Sidik di Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Sidik menuturkan, setidaknya ada empat kompetensi literasi yang akan diuji dalam AKMI 2024 yakni literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya. “AKMI 2024 dirancang untuk memetakan kemampuan literasi, bukan mengukur capaian kompetensi peserta didik dalam mata pelajaran tertentu,” tegasnya.


















