Banjir Mulai Surut, BPBD DKI: Masih Ada 46 RT Terendam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di DKI Jakarta mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat masih ada 46 Rukun Tetangga (RT) yang hingga Selasa (8/7/2025) pagi masih tergenang air.
Data itu disampaikan BPBD pada pukul 06.00 WIB. Dalam keterangannya, banjir tersisa di empat wilayah kota administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 46 RT," demikian pernyataan resmi BPBD DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mencegah banjir susulan. Rencana ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi, termasuk BMKG, BRIN, BNPB, TNI AU, dan BPBD Jawa Barat.
"Dalam rapat daring yang digelar kemarin, diputuskan bahwa OMC akan dilaksanakan oleh BNPB atas arahan Kepala BNPB, dengan fokus wilayah Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Jakarta," kata Isnawa.
Menurutnya, OMC akan diawali dari wilayah Bogor sebagai daerah hulu. Wilayah ini dinilai strategis untuk mengurangi potensi limpahan debit air ke Jakarta. Selain banjir, Bogor juga rawan bencana tanah longsor.
Isnawa menjelaskan, hujan yang mengguyur Jakarta pada Senin tergolong lebat hingga sangat lebat, bahkan mendekati kategori ekstrem. Meski BMKG memprediksi akan menurun dalam tiga hari ke depan, ada potensi peningkatan kembali di hari keempat, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.















