Mengenal Gus Ulil Abshar Abdalla, Ketua PBNU Pengagum Imam Gazali
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Nama Ulil Abshar Abdalla seakan tidak pernah hilang dari ingatan masyarakat, terutama mereka yang aktif di Nahdlatul Ulama (NU) dan hidup di lingkungan pondok pesantren. Pemikiran pria yang biasa dikenal Gus Ulil ini dinilai progresif terutama terkait pemahaman Islam.
Saat ini, Gus Ulil menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2024-2027. Dia juga aktif mengisi pengajian di majelis-majelis ilmu dan di media sosial. Salah satu kitab yang dikaji yaitu Kitab Ihya Ulumuddin, kitab tasawuf karya Imam Gazali.
Alasan Gus Ulil ‘ngaji’ kitab Ihya tersebut lantaran ia mengagumi sosok Imam Gazali. Menurut dia, Imam Gazali adalah ulama yang memberikan pengaruh besar terhadap pemikiran dan peradaban umat Islam saat ini. Bahkan, Gus Ulil mendirikan lembaga pendidikan yaitu Ghazalia Chollege.
Seperti apa sosok Gus Ulil Abhsar Abdalla? berikut ulasannya:
Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (7/2/2025), Ulil Abshar Abdalla lahir di Pati, Jawa Tengah pada 11 Januari 1967. Ia dikenal luas sebagai pendiri dan mantan koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL). Dalam perjalannya, Gus Ulil sempat menjadi Ketua Lakpesdam PBNU periode 2022-2027. Namun dia diangkat oleh Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua PBNU di sisa jabatan 2022-2027. Ayah Gus Ulil bernama Abdullah Rifa'i, kiai besar dari pesantren Mansajul Ulum, Pati.
Pendidikan dan Karier Akademis
Ulil menempuh pendidikan menengah di Madrasah Mathali'ul Falah, Kajen, Pati, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Arab) Jakarta, dan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Boston dan memperoleh gelar master dalam bidang agama.
















