Manchaster City mendapat hadangan berat di tengah upaya merebut puncak klasemen saat menjamu Chelsea pada lanjutan Premier League
di Etihad Stadium, Minggu (18/2/2024) dini hari WIB. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKINI) - Manchaster City mendapat hadangan berat di tengah upaya merebut puncak klasemen dari Liverpool. The Citizens akan menjamu Chelsea pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Minggu (18/2/2024) dini hari WIB.
Sementara di pertandingan lain, Liverpool akan bertandang ke markas Brentford, Sabtu (17/2/2024) malam WIB. The Reds berpeluang besar memenangkan pertandingan karena kembali diperkuat striker andalannya, Mohamed Salah.
Bagi Manchester City, laga melawan Chelsea sangat penting paling tidak untuk menjaga jarak dengan liverpool. Saat ini Man City berada di peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan 52 poin dari 23 laga.
Sedangkan Liverpool mengoleksi 54 poin dari 24 laga. Man City masih memiliki satu partai tunda.
The Citizen juga mendapat tekanan dari Arsenal yang berada di posisi ketiga. Saat ini Man City dan Arsenal sama-sama mengoleksi 52 poin. Hanya, lawan Arsenal relatif lebih mudah, yakni Burnley yang saat ini berada di peringkat 19. Jadi, Man City berpeluang turun posisi apabila kalah dari Chelsea.
Laga Man City Vs Chelsea dipastikan berlangsung sengit. Pada pertemuan di Stamford Bridge tiga bulan lalu, kedua tim berbagi poin setelah bermain imbang 4-4. Kali ini, Man City yang bertindak sebagai tuan rumah.
The Citizens sedang berupaya mengejar Liverpool di puncak klasemen, sementara The Blues ingin mengamankan posisi tujuh besar. Saat ini klub asal London Barat berada di posisi 10 dengan 34 poin dari 24 laga. Chelsea berpeluang menggeser posisi Newcastle dari posisi 7 yang saat ini mengoleksi 36 poin. Tapi kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Mauricio Pochettino.
Tapi rekor pertemuan kedua tim sedang tidak berpihak ke Chelsea. Pasukan Pep Guardiola sedang dalam performa terbaik, sementara Chelsea tampil tidak konsisten.
The Citizen meraih 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi musim ini. Sementara Chelsea sejauh ini baru mencatat 10 kemenangan, empat kali imbang, dan 10 kekalahan dari 24 pertandingan di Premier League. Pochettino dan skuadnya wajib menjaga konsistensi jika ingin naik klasemen.
Pelatih Mauricio Pochettino berjanji akan menggunakan taktik menyerang saat bertandang ke Etihad malam nanti. Menurut Pochettino, jika Chelsea menerapkan taktik bertahan maka sama saja dengan menyerahkan kemenangan kepada The Citizen.
"Hal terpenting yang kami sadari adalah kami perlu menyerang, mampu berlari, dan berusaha sekuat tenaga," kata Pochettino dilansir AFP. "Yang terpenting adalah pergi ke sana dan berani, menantang mereka," lanjutnya.
Mantan pelatih Tottenham dan PSG itu menaruh harapan besar pada Cole Palmer, mantan pemain Manchester City yang direkrut Chelsea dengan nilai transfer 40 juta euro. Palmer saat ini menjadi pencetak gol terbanyak untuk Chelsea dan setidaknya cukup memahami cara bermain Manchester City.
"Saya pikir dia sangat bersyukur atas karirnya di Manchester City, tapi dia meninggalkan klub karena ingin mencari tantangan lain dan ingin lebih sering bermain," kata pelatih asal Argentina itu.
Di sisi lain, Pep Guardiola meminta pemainnya untuk fokus sepenuhnya pada pertandingan melawan Chelsea. Tidak perlu memikirkan hasil yang diraih Liverpool maupun Arsenal yang sama-sama melakoni pertandingan nanti malam.
"Ketika Anda sampai pada delapan hingga 10 pertandingan terakhir, kita bisa melihat berapa banyak tim yang akan terlibat (dalam perburuan gelar juara)," kata Guardiola.
Mantan juru taktik Barcelona dan Bayern Muenchen itu mengakui bahwa ada lima tim yang secara matematis berpeluang meraih juara. Peluang terbesar tetap dimilik Liverpool, Manchester City, dan Arsenal.
"Tidak masalah jika ada dua, tiga, atau empat tim yang bersaing. Selama kami memenangkan pertandingan, dan melakukan tugas kami. Sisanya tidak masalah," pungkasnya.