Transfer gelandang tim nasional Jerman Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke juara Liga Inggris, Liverpool. Klub asal Merseyside tersebut mengamankan jasa pemain berusia 22 tahun itu dengan nilai transfer dasar 100 juta pound sterling (sekitar Rp2,30 triliun), ditambah bonus berbasis performa yang dapat mencapai 16 juta pound sterling atau sekitar Rp369 miliar. (Foto: Instagram/flowitz).
JAKARTA, (ERAKINI) - Aktivitas belanja pemain sepak bola global kembali mencetak sejarah baru. Sepanjang 2025, nilai transfer pemain dunia melonjak ke angka tertinggi sepanjang masa, menandai era baru dalam dinamika pasar internasional.
Berdasarkan Global Transfer Report yang dirilis FIFA dan dikutip pada Rabu (28/1/2026), total pengeluaran klub-klub di seluruh dunia untuk transfer internasional sepak bola putra mencapai 13,08 miliar dolar AS, atau setara sekitar Rp219 triliun. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi yang pernah dicatat dalam sejarah sepak bola dunia.
Sepanjang tahun yang sama, FIFA mencatat 24.558 transaksi transfer internasional di sektor sepak bola putra. Jumlah ini meningkat lebih dari tujuh persen dibandingkan 2024 dan menjadi volume transfer lintas negara terbanyak sepanjang sejarah.
Jika dihitung secara keseluruhan, mencakup sepak bola profesional putra dan putri hingga level amatir, total perpindahan pemain antarnegara sepanjang 2025 mencapai 86.158 transfer. Capaian ini kembali mencetak rekor baru dan menunjukkan pesatnya mobilitas pemain di kancah global.
Pasar transfer 2025 juga diramaikan oleh sejumlah transaksi bernilai fantastis. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kepindahan gelandang tim nasional Jerman Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke juara Liga Inggris, Liverpool. Klub asal Merseyside tersebut mengamankan jasa pemain berusia 22 tahun itu dengan nilai transfer dasar 100 juta pound sterling (sekitar Rp2,30 triliun), ditambah bonus berbasis performa yang dapat mencapai 16 juta pound sterling atau sekitar Rp369 miliar.
Selain Wirtz, lima besar transfer internasional termahal tahun 2025 juga diisi oleh perpindahan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt ke Liverpool, Jhon Duran dari Aston Villa ke klub Arab Saudi Al-Nassr, Benjamin Sesko dari RB Leipzig ke Manchester United, serta Nick Woltemade dari VfB Stuttgart ke Newcastle United.
Di sisi lain, sepak bola putri kembali menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Sepanjang 2025, tercatat 2.440 transfer internasional di sektor putri, meningkat lebih dari enam persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Nilai total belanja transfer sepak bola putri juga melonjak drastis, mencapai 28,6 juta dolar AS atau sekitar Rp479 miliar. Angka tersebut naik lebih dari 80 persen dibandingkan 2024, sekaligus mencetak rekor baru dalam sejarah sepak bola putri.
Salah satu transfer paling menonjol di sektor ini adalah kepindahan pemain sayap asal Meksiko, Lizbeth Ovalle. Klub Amerika Serikat Orlando Pride merekrut Ovalle dari Tigres dengan nilai transfer 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp25 miliar), yang kini tercatat sebagai transfer termahal sepanjang sejarah sepak bola putri dunia.
Tak hanya di level profesional, pergerakan pemain di sepak bola amatir juga mencatat lonjakan signifikan. FIFA melaporkan sebanyak 59.162 pemain amatir pindah ke klub luar negeri sepanjang 2025. Angka ini meningkat 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi yang pernah dicapai di kategori tersebut.
Capaian ini menegaskan bahwa sepak bola global, baik di level elite maupun akar rumput, terus berkembang pesat dengan mobilitas pemain yang semakin tinggi dan nilai ekonomi yang kian besar.