Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2024 setelah kalah tipis 0-1 dari Filipina, pada laga terakhir penyisihan Grup B di Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/12/2024) malam. Foto: Ilustrasi/Dok PSSI
JAKARTA, (ERAKINI) - Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2024 setelah kalah tipis 0-1 dari Filipina, pada laga terakhir penyisihan Grup B di Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/12/2024) malam. Gol semata wayang Filipina dicetak Bjorn Kristensen pada menit ke-63 lewat titik putih.
Pada pertandingan lain di grup B, Vietnam membantai Myanmar tanpa ampun 5-0. Sempat bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Vietnam bangkit di babak kedua. Lima gol disarangkan Bui Vi Hao pada menit ke-48, Rafaelson Bezerra Fernandes (55' dan 90'), Nguyen Quang Hai (74'), serta Nyuyen Tien Linh (90+2').
Meski demikian, kekalahan Myanmar tidak bisa menyelamatkan Indonesia. Filipina yang berhak mendampingi Vietnam ke babak semifinal setelah mengumpulkan 6 poin. Vietnam dan Filipina menyusul Thailand dan Singapura yang lebih dulu lolos ke semifinal dari Grup A.
Jalannya Pertandingan
Dalam laga ini, Indonesia yang memburu kemenangan besar langsung tampil menyerang sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit Koji Takasaki. Namun, hingga 15 menit awal, Indonesia belum bisa menciptakan peluang berarti.
Indonesia berusaha membangun serangan pada menit ke-25. Pratama Arhan mencoba menusuk dari sisi kiri namun dijatuhkan oleh Paul Tabinas. Wasit memberikan tendangan bebas untuk Indonesia serta kartu kuning bagi Tabinas. Marselino Ferdinan yang mengeksekusi tendangan bebas gagal menembus gawang Filipina.
Di kubu tim tamu, juga tidak tinggal diam. Filipina hampir mencetak gol pada menit ke-29 melalui serangan balik. Michael Tribaco Kempter berhasil melewati satu pemain Indonesia di kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, beruntung bola bisa diamankan oleh Cahya Supriadi.
Dua menit berselang, Indonesia punya peluang lewat Arkhan Fikri yang mendapat ruang di depan kotak penalti Filipina, namun tembakannya melambung tinggi di atas mistar gawang.
Timnas Indonesia kembali mendapat peluang pada menit ke-33 melalui tendangan bebas Marselino, tetapi tembakan Marselino masih membentur pagar pertahanan Filipina. Bola rebound yang coba disambar kembali oleh Marselino juga diblok pemain lawan.
Pada menit ke-35, Dony Tri Pamungkas dan Marselino Ferdinan menunjukkan kerja sama apik di kotak penalti, namun tembakan Marselino masih mampu diantisipasi oleh kiper Filipina. Di menit ke-39, Marselino kembali nyaris mencetak gol dengan aksi individu di kotak penalti, tetapi tembakannya terkena kaki kiper Quincy Kameraad dan bola membentur tiang gawang.
Di menit ke-42, petaka datang bagi Indonesia. Muhammad Ferrari diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Aguinaldo yang sedang menunggu lemparan ke dalam.
Ferrari yang terjatuh mencoba bangkit dan menyikut wajah Aguinaldo, sehingga wasit memberikan kartu merah untuk Ferrari dan kartu kuning untuk Aguinaldo. Situasi ini semakin mempersulit perjuangan Indonesia untuk meraih kemenangan.
Meski bermain dengan 10 pemain, Indonesia tetap berusaha menyerang. Pada menit ke-47, Arkhan Fikri mendapat peluang emas setelah menerima umpan pendek dari Rayhan Hannan di kotak penalti. Namun, tendangan kaki kirinya masih melambung di atas mistar gawang. Hingga tambahan waktu tujuh menit, skor masih tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Indonesia langsung menyerang meski hanya bermain 10 pemain. Pada menit ke-47, Indonesia melakukan serangan balik melalui pergerakan cepat Rayhan Hannan usai berhasil merebut bola dari pemain Filipina. Namun, aksinya dilanggar pemain pengganti Uriel Dalapo. Wasit pun menghukum Dalopo dengan kartu kuning.
Filipina mencoba membuka peluang berbahaya lewat tembakan Sandro Reyes dari luar kotak penalty pada menit ke-51. Namun, bola masih melenceng di sisi gawang Cahya Supriadi.
Skuad Garuda langsung merespons dengan peluang emas pada menit ke-52 lewat aksi individu Marselino Ferdinan. Tapi, lagi-lagi tembakan pemain Oxford itu masih melenceng tipis di sisi gawang.
Satu menit kemudian, giliran Hokky Caraka nyaris membawa Indonesia unggul. Sayang, tembakan keras Hokky masih bisa ditepis kiper Quincy Kameraad. Pada menit ke-55, giliran Achmad Maulana yang mendapat peluang emas. Namun, tembakan kerasnyamasih bisa ditepis kiper pengganti Quincy Kameraad.
Pada menit ke-59, petaka kembali dating bagi Timnas Indonesia. Dony Tri Pamungkas melakukan handball sehingga wasit menunjuk titik putih. Wasit sempat berdiskusi dengan personel VAR. Akan tetapi, wasit akhirnya tetap menunjuk titik putih. Bjorn Kristensen yang turun sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Skor pun berubah 1-0 pada meniyt ke-63 untuk keunggulan Filipina.
Tertinggal 0-1, Marselino berupaya menekan. Namun, tidak ada peluang berarti yang didapat. Untuk mengejar ketertinggalan, Shin Tae-yong memasukkan dua pemain bertipe penyerang pada menit ke-80. Marselino ditarik keluar digantikan Arkhan Kaka, dan Victor Dethan masuk menggantikan Achmad Maulana.
Pada menit ke-86, Indonesia nyaris kebobolan lagi. Beruntung Dony Tri Pamungkas melakukan penyelamatan heroic, dengan meluncur di depan gawang demi menggagalkan tembakan Javier Gayoso yang sudah melewati kiper Cahya Supriadi.
Wasit memberikan tambahan waktu 11 menit karena banyaknya insiden di lapangan. Skuad Garuda berusaha membangun serangan pada menit ke-90+7. Hanya, umpan silang mendatar Vicktor Dethan ke kotak penalti masih berhasil diblok bek Filipina.
Pratama Arhan yang melakukan lemparan jauh juga gagal melahirkan peluang berbahaya. Hingga peluit akhir berbunyi, skor tidak berubah untuk kemenangan Filipina.