Bagas/Fikri yang turun sebagai unggulan pertama, kalah dari unggulan kedelapan asal Inggris Ben Lane/Sean Vendy di babak final, melalui dua gim langsung, 22-24, 26-28 dalam tempo 1 jam 3 menit.
Di gim pertama, Pasangan Inggris memegang kontrol permainan dengan baik. Meskipun perebutan angka di awal gim berlangsung cukup ketat, Lane/Vendy dapat mempertahankan keunggulan dan merebut interval 11-7.
Pasangan Inggris itu, selepas turun minum semakin percaya diri untuk membawa pulang gelar Super 300 pertamanya. Hal ini terbukti dengan upaya-upaya Bagas/Fikri yang mampu mereka antisipasi dengan baik sehingga sempat unggul jauh 15-8.
Namun, Bagas/Fikri tidak kehilangan harapan dan berusaha mengejar di momen-momen krusial. Mereka mampu menahan matchpoint Lane/Vendy dan meraih tiga poin beruntun untuk memaksakan deuce, sebelum akhirnya wakil Inggris merebut kemenangan pertama dengan skor 24-22 atas Bagas/Fikri.
Pada gim kedua, pertandingan berlangsung lebih alot, dengan kedua pasangan saling memperebutkan poin dengan ketat. Bagas/Fikri pun mengamankan interval gim kedua dengan skor sementara 11-10.
Perebutan angka kembali terjadi dengan sengit, selepas jeda, sampai akhirnya ganda putra peringkat sembilan dunia itu mampu unggul sementara 16-14, 19-17, bahkan meraih matchpoint pertama dengan skor 20-18.
Sayangnya, kesempatan itu tidak dieksekusi dengan baik oleh Bagas/Fikri hingga lawan kembali berusaha untuk menuntaskan laga. Setidaknya terjadi tujuh kali deuce di gim kedua, dan Lane/Vendy pun membungkus kemenangan dengan skor akhir 28-26.
Hasil ini merupakan gelar runner up keenam Bagas/Fikri sejak French Open tahun lalu. Sebelumnya pada tahun 2023, juara All England Open 2022 itu membawa pulang medali perak di Denmark Open, Thailand Open, dan Orleans Masters.
Sementara itu, masih ada dua wakil Indonesia lainnya yang berlaga di babak final turnamen BWF Super 300 Swiss Open hari ini. Ada ganda putri Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto yang masih bertanding menghadapi wakil Taiwan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching.