Timnas Spanyol berada di atas angin saat menjamu Turkiye dalam laga pamungkas Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Rabu (19/11/2025) pukul 02.45 WIB. Foto: Ilustrasi/Dok AA Photo
JAKARTA, (ERAKINI) – Timnas Spanyol berada di atas angin saat menjamu Turkiye dalam laga pamungkas Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion La Cartuja, Sevilla, Rabu (19/11/2025) pukul 02.45 WIB. Kedua tim akan saling sikut demi harga diri.
La Furia Roja datang ke Estadio La Cartuja dengan rasa percaya diri. Secara matematis, skuad Luis de la Fuente sudah hampir pasti tampil di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat–Kanada–Meksiko.
Spanyol saat ini memimpin klasemen Grup E dengan 15 poin hasil menyapu bersih lima pertandingan. Sedangkan Turkiye berada di posisi kedua dengan 12 poin. Secara matematis, Turkiye membutuhkan keajaiban berupa kemenangan selisih tujuh gol untuk menyalip Spanyol sebagai juara grup dan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Spanyol dan Turkiye sudah mengunci dua posisi teratas Grup E, unggul atas Georgia dan Bulgaria. Namun, hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia. Sementara 24 tim lain, termasuk peringkat kedua grup dan tim unggulan Nations League, akan berebut empat tiket tersisa melalui babak play-off pada Maret 2026.
Rekor Pertemuan
Laga ini akan menjadi pertemuan ke-13 kedua negara dan Spanyol masih sangat superior. Satu-satunya kemenangan Turkiye atas Spanyol terjadi pada 1954 di Istanbul dalam kualifikasi Piala Dunia. Sejak itu, Spanyol mendominasi dengan tujuh kemenangan dan empat hasil imbang. Turkiye hanya mencetak lima gol dan kebobolan 23 gol dari seluruh pertemuan resmi maupun uji coba.
Turkiye sendiri lolos ke Piala Dunia 1954 setelah menyingkirkan Spanyol melalui hasil imbang bersejarah di Roma, yang kemudian ditentukan lewat undian. Namun, pada pertemuan terakhir di Konya tahun 2025, Spanyol menang telak 6-0. Dalam delapan pertemuan terakhir, Turkiye hanya mencetak satu gol, menggambarkan besarnya tantangan mereka di Sevilla.
Hasil Pertemuan:
Kualifikasi Piala Dunia: Turkiye 0–6 Spanyol (7 September 2025)
Piala Eropa: Spanyol 3–0 Turkiye (17 Juni 2016)
Kualifikasi Piala Dunia: Turkiye 1–2 Spanyol (1 April 2009)
Mimpi Besar, Pantang Diremehkan Turkiye sadar lawan yang dihadapi adalah juara Eropa bertahan dan saat ini menempati peringkat satu dunia, dengan skuad mendalam dan seimbang. Karena itu, fokus Bintang Bulan Sabit adalah menguji level permainan sekaligus menjaga kepercayaan diri jelang babak play-off.
Pelatih Turkiye, Vincenzo Montella, menegaskan bahwa mereka datang ke Spanyol bukan untuk sekadar bermain ramah tamah. Turkiye ingin menang dan akan berjuang keras demi harga diri. Menurutnya, laga ini menjadi ujian penting untuk menunjukkan gaya bermain tim dengan sepak bola yang seimbang dan fokus secara mental.
Montella menambahkan, setiap pemain memiliki mimpi besar dan tidak ada alasan meremehkan peluang Turkiye pada pertandingan mana pun. Ia menilai skuadnya tampil ambisius, termotivasi, dan lapar untuk bersaing dengan lawan kelas atas.
Ia juga menyebut laga-laga seperti ini menjadi tolok ukur perkembangan Turkiye, terutama setelah memastikan promosi ke Liga A UEFA Nations League, yang memungkinkan mereka lebih sering menghadapi pertandingan dengan standar tinggi.
Kehilangan Pemain Kunci
Hanya, Montella kehilangan gelandang Ismail Yuksek yang terkena skorsing, serta kapten Hakan Çalhanoglu yang cedera. Tiga pemain, yakni Kenan Yıldız, Kerem Akturkoğlu, dan Oguz Aydın, juga terancam skorsing jika menerima kartu kuning, yang bisa membuat mereka absen pada laga play-off pertama.
Meski begitu, bek Zeki Çelik menegaskan skuad tetap fokus dan memahami bahwa setiap pemain memiliki potensi kontribusi, karena ajang Piala Dunia membutuhkan kedalaman skuad minimal 25 pemain.
Sementara itu, Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan timnya akan tetap bermain sepenuh hati demi menjaga harga diri. “Kami menghadapi pertandingan ini dengan tanggung jawab luar biasa. Kami berada di peringkat satu dunia dan ingin tetap berada di sana dengan penuh wibawa,” ujarnya dikutip laman resmi FIFA.
“Meski secara praktis sudah lolos, kami ingin terus menang dan tetap tak terkalahkan. Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada lawan, siapa pun itu,” tambahnya.
Gelandang Spanyol Fabian Ruiz menambahkan bahwa pertandingan ini akan sangat sulit karena Turkiye memiliki pemain-pemain berkualitas dan pasti datang untuk menang.
“Kami harus tampil fokus dan bermain untuk menang. Bagi saya, kembali ke Sevilla adalah kebahagiaan besar. Kami tak sabar ingin merayakan kelolosan ke Piala Dunia bersama semua pendukung. Saya tak sabar bermain di kandang dan tampil di Piala Dunia,” tukasnya.