Arsenal gagal semakin menjauh dari kejaran Manchester City dan Aston Villa di puncak klasemen Liga Inggris usai bermain imbang kontra Liverpool, Jumat (9/1/2026) dini hari. Foto: www.arsenal.com
Dalam laga yang minim peluang berbahaya tersebut, The Gunners harus puas berbagi angka dengan juara bertahan. Arsenal juga kesulitan menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan.
Dikutip dari situs resmi Arsenal, babak pertama berlangsung datar dengan sedikit aksi di depan gawang. Peluang terbaik justru datang dari Liverpool ketika Conor Bradley membentur mistar gawang setelah memanfaatkan sapuan tergesa-gesa kiper Arsenal, David Raya.
Bermain di bawah cuaca dingin, basah, dan berangin di London utara, Arsenal tampil agresif sejak awal laga dengan dukungan penuh suporter yang memadati Emirates Stadium.
Pada 20 menit pertama, tuan rumah mampu menekan Liverpool dan menciptakan sejumlah peluang. Jurrien Timber sempat menyundul umpan silang Declan Rice ke depan gawang, namun tak ada rekan setim yang mampu menyambutnya.
Bukayo Saka juga tampil menonjol setelah melewati Milos Kerkez dan mengirim umpan tarik mendatar yang sedikit berada di belakang Martin Zubimendi. Saka kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun masih mampu diamankan kiper Liverpool, Alisson.
Diselamatkan Mistar Gawang
Setelah berhasil meredam tekanan awal, Liverpool mulai menguasai permainan. Kesalahan hampir terjadi ketika William Saliba mengirim backpass berbahaya yang memaksa Raya keluar dari sarangnya.
Sayang, sapuan terburu-buru tersebut jatuh ke kaki Bradley, yang mengangkat bola melewati Raya, dan bola membentur mistar gawang. Jurrien Timber kemudian memblok tembakan lanjutan Cody Gakpo.
Menjelang turun minum, Declan Rice melepaskan tembakan spekulatif yang berhasil ditepis Alisson. Sementara itu, Saka kembali gagal melepaskan tembakan akibat kepungan pemain Liverpool. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, permainan berjalan dengan tempo serupa. Tidak ada tembakan hingga menit ke-60 saat Dominik Szoboszlai mengeksekusi tendangan bebas yang melambung di atas mistar.
Liverpool semakin dominan dengan penguasaan bola mencapai hampir 75 persen di paruh kedua. Kecepatan Jeremie Frimpong di sisi kanan kerap merepotkan pertahanan Arsenal.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merespons dengan memasukkan Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli, Ebere Eze, dan Noni Madueke. Umpan tarik Madueke sempat menciptakan ancaman, namun belum berbuah gol.
Szoboszlai kembali mengancam lewat tendangan bebas yang melenceng tipis pada 10 menit terakhir. Pada masa injury time, sundulan Jesus dan tembakan Martinelli dari sudut sempit berhasil digagalkan, dan skor berakhir 0-0.
Meski demikian, satu poin sudah cukup untuk menjaga keunggulan Arsenal di puncak klasemen sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi delapan pertandingan. Arsenal kini unggu 6 poin dari Man City dan Aston Villa, serta 14 poin dari Liverpool.
Selanjutnya, Arsenal akan menjalani empat laga tandang beruntun di empat kompetisi berbeda dalam waktu 10 hari. Rangkaian laga tersebut diawali dengan menghadapi Portsmouth di Fratton Park pada putaran ketiga Piala FA.
Lalu, Arsenal bertandang ke markas Chelsea pada leg pertama semifinal Piala Liga, sebelum melawan Nottingham Forest di Liga Inggris dan Inter Milan di Liga Champions.