Manchester United resmi mendapatkan talenta muda (wonderkid) asal Paraguay, Diego Leon dengan nilai transfer sebesar USD4 juta atau Rp64 miliar. Foto: khelnow
Wartawan sepak bola ternama dunia, Fabrizio Romano, menyebutkan, bek kiri berusia 17 tahun tersebut telah sepakat untuk bergabung dengan Manchester United mulai Juli 2025. Leon didatangkan dari klub Paraguay, Cerro Porteno, dengan nilai transfer sebesar USD4 juta atau sekitar Rp64 miliar.
“Bek kiri Paraguay itu bergabung dari Cerro Porteno dengan nilai USD4 juta,” tulis Romano melalui akun X-nya, Sabtu (21/12/2024).
Dengan kesepakatan ini, Leon menjadi pemain pertama rekrutan Manchester United di era pelatih Ruben Amorim. Manchester United memang tengah mencari bek kiri setelah cedera yang dialami oleh Luke Shaw dan Tyrell Malacia. MU berharap Leon dapat menjadi solusi di posisi tersebut.
Kedatangan Diego Leon ke Liga Inggris merupakan lompatan besar. Secara historis sangat jarang pemain dari klub Paraguay pindah langsung ke lima liga top Eropa. Umumnya pemain liga Paraguay pindah ke liga Amerika Selatan yang lebih besar, seperti Brazil atau Argentina.
Bahkan, pemain bertalenta Paraguay, Diego Gomez, baru-baru ini hanya pindah ke Liga MLS. Begitu pula Miguel Almiron.
Dikutip dari laman TransferMarkt, Diego Leon lahir di Yguazu pada 3 April 2007. Ia berposisi sebagai bek kiri atau gelandang kiri. Ia baru bergabung Cerro Porteno pada 1 Juli 2024.
Leon melakoni debutnya di divisi utama Paraguay bersama Cerro Porteno pada bulan Agustus dan dengan cepat memantapkan dirinya sebagai pemain utama. Dari debutnya, Leon kemudian melakoni sembilan pertandingan dan bermain penuh dalam delapan pertandingan.
Pada musim ini, ia total telah tampil sebanyak 19 pertandingan bersama Cerro Porteño, dan mencetak dua gol di semua kompetisi. Leon juga saat ini tercatat dalam skuad Timnas U-20 Paraguay. Hanya, Leon belum memulai debut di Timnas Paraguay.
Bek berbakat ini memiliki fisik yang luar biasa untuk anak seusianya. Ia juga berbahaya dalam menyerang, seperti yang terjadi dari dua golnya musim ini.
“Dia adalah pemain dengan banyak potensi, yang berhasil melakukan lompatan besar ke tim utama di Cerro Porteno dengan begitu cepat,” ujar Associate Editor ESPN dan pakar sepak bola Paraguay Roberto Rojas kepada Transfermarkt.
Leon datang dari tempat terpencil di Yguazu, Alto Parana, yang berjarak sekitar 300 km dari Ibu Kota Paraguay, Asuncion. Namun, latar belakang keluarganya tak menyurutkan semangat Leon untuk maju.
"Leon telah membuktikan diri sebagai seseorang yang dapat mengatasi kesulitan tersebut untuk mencapai posisinya saat ini. Dia jelas dipandang tinggi karena bakat dan penampilannya baru-baru ini untuk salah satu klub terbesar di negara ini," lanjut Roberto Rojas.
Menurut Rojar, Leon adalah wonderkid serba bisa. Ia bisa menempati sayap kiri, bek sayap, dan mampu menyerang dari belakang. Ia memiliki fisik yang kuat, sangat cepat, dan agresif dalam duel.
Dia tidak terlihat atau bermain seperti anak berusia 17 tahun. Jadi, Ruben Amorim hanya butuh memolesnya untuk memperkuat talenta yang dimiliki buat Leon.
"Seperti pemain berusia 17 tahun lainnya yang belum memiliki banyak pengalaman bermain secara profesional, Leon masih belum matang dan masih banyak hal yang dapat ia tingkatkan sebelum melangkah jauh ke luar negeri,” saran Rojas sebelum kepergian Leon ke Inggris.