Liverpool vs Newcastle pada pertandingan yang dimainkan di Stadion Anfield Selasa (2/1/2024) dini hari WIB dengan skor akhir 4-2 untuk Liverpool. (Foto: Instagram/liverpoolfc)
The Reds, dengan kemenangan dan tambahan 3 poin dari pertandingan melawan New Castle itu, kini berada di pucuk dengan 45 poin. Mereka unggul 3 poin atas tim peringkat kedua Aston Villa.
Sementara Newcastle United tertahan di posisi kesembilan dengan 29 poin, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Liverpool sejak awal telah memegang kendali permainan. Dominik Szoboszlai dan Trent Alexander-Arnold mengirim ancaman, melalui tembakan-tembakan yang masih dapat dihalau para pemain Newcastle.
Sebagai tim tamu, New Castle pun tidak mau kalah. Alexander Isak mengirim umpan kepada Lewis Miley di sisi kanan, namun tembakannnya juga dapat diblok Joe Gomez.
Melalui Luis Diaz, Liverpool kemudian mampu membobol gawang tim tamunya. Sayangnya gol itu tidak disahkan wasit, karena Darwin Nunez berada dalam posisi offside saat menerima umpan Curtis Jones.
Bola itu kemudian ditembakkan Nunez untuk ditahan kiper Martin Dubrovka, sebelum disambar oleh Diaz. Tidak lama kemudian Liverpool mendapatkan hadiah penalti, setelah Sven Botman melanggar Diaz di kotak terlarang.
Mohamed Salah yang menjadi algojo melepaskan sepakan yang dapat ditahan kiper Dubrovka. Bola pantul kemudian jatuh ke penguasaan Alexander-Arnold, namun tembakannya melambung ke atas mistar gawang.
Gol yang dianulir wasit juga dialami oleh Newcastle, ketika Isak terperangkap dalam posisi offside, saat mengawali pergerakan yang berujung pada sundulan Dan Burn masuk ke gawang Liverpool.
Satu peluang bagus lagi milik Liverpool sebelum turun minum adalah ketika tembakan Alexander-Arnold membentur tiang gawang pada menit ke-40.
Pada menit ke-49, tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan. Diaz menerima bola di sisi kiri, untuk kemudian mengoperkan bola kepada Nunez. Sang penyerang Uruguay itu lalu mengirim umpan untuk disambar Salah masuk ke gawang Newcastle.
Liverpool hanya bertahan di keunggulannya sampai meni ke-54. Anthony Gordon mengirim umpan terobosan kepada Isak, yang berlari di antara dua bek tengah Liverpool dan dengan leluasa menaklukkan kiper Alisson dengan penyelesaian ke sudut jauh gawang.
Memasuki menit ke-74, Liverpool merestorasi keunggulan satu golnya. Diogo Jota mengirim bola kepada Salah, untuk dioperkan kembali kepada pemain Portugal itu. Bola kemudian diumpankan kepada Curtis Jones untuk dikonversi menjadi gol.
Cody Gakpo lantas memperbesar keunggulan Liverpool pada menit ke-78. Diawali pergerakan Salah di sisi kanan, bola lantas dikirimkan ke kotak penalti untuk disambar Gakpo tanpa dapat diantisipasi kiper Dubravka.
Pada menit ke-81, Newcastle sempat memperkecil ketertinggalan dan mengubah skor menjadi 3-2. Dari situasi tendangan sudut, bola sepakan Sean Longstaff dapat ditanduk dengan sempurna oleh Sven Botman.
Namun Liverpool memastikan mereka mengawali tahun baru dengan kemenangan, ketika pada menit ke-86 mereka mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Dubravka terhadap Jota.
Salah kembali menjadi algojo penalti, namun kali ini ia tidak menyia-nyiakan peluang dan mencetak gol penutup Liverpool sekaligus gol terakhirnya sebelum pergi membela timnas Mesir di ajang Piala Afrika.
Liverpool: Alisson, Trent Alexander-Arnold, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Joe Gomez, Dominik Szoboszlai, Wataru Endo, Curtis Jones, Mohamed Salah, Darwin Nunez. Luis Diaz
Pelatih: Juergen Klopp
Newcastle United: Martin Dubrovka, Tino Livramento, Dabian Schaer, Sven Botman, Dan Burn, Lewis Miley, Bruno Guimaraes, Sean Longstaff, Joelinton, Alexander Isak, Anthony Gordon