Search

Liga Champions: Gol Penalti Havertz di Menit Akhir Selamatkan Arsenal di Kandang Leverkusen

JAKARTA, (ERAKINI) – Kai Havertz kembali menghantui klub yang membesarkan namanya setelah mencetak gol penalti pada menit ke-89 untuk memastikan duel babak 16 besar Liga Champions antara Bayer Leverkusen vs Arsenal tetap terbuka.

Pertandingan leg pertama yang berlangsung Kamis (12/3/2026) dini hari, berjalan ketat. Arsenal sebenarnya sempat memiliki peluang terbaik di babak pertama ketika tendangan Gabriel Martinelli membentur mistar gawang saat tim tamu berusaha mencuri keunggulan lebih dulu.

Namun awal babak kedua menjadi mimpi buruk bagi Arsenal. Baru 45 detik setelah kick-off, Robert Andrich berhasil menyundul bola hasil sepak pojok untuk membawa tuan rumah unggul. Ketika kekalahan tampak di depan mata, yang akan menjadi kekalahan pertama Arsenal di Liga Champions sejak semifinal musim lalu, Noni Madueke dijatuhkan di dalam kotak penalti. 

Setelah pemeriksaan VAR yang cukup lama, Havertz tetap tenang dan sukses mengeksekusi penalti dari jarak 12 yard untuk menyamakan skor menjelang leg kedua pekan depan di Emirates Stadium.

Babak Pertama Minim Peluang
Paruh pertama pertandingan berjalan relatif datar. Kedua tim tampak berhati-hati, mungkin karena masih ada leg kedua yang akan dimainkan pekan depan.

Peluang pertama datang dari pemain muda Christian Fofane yang melepaskan tembakan keras ke arah gawang, namun masih tepat ke pelukan David Raya. Arsenal hampir membuka keunggulan pada menit ke-19 lewat skema serangan rapi. Bukayo Saka menusuk dari sisi kanan dan mengirim bola kepada Jurrien Timber. 

Umpan rendahnya dibiarkan Ebere Eze, kemudian ditahan Viktor Gyokeres sebelum diteruskan ke Gabriel Martinelli yang langsung melepaskan tembakan keras. Sayangnya bola hanya membentur mistar gawang, dan bola pantul gagal dimanfaatkan Saka.

Piero Hincapie yang bermain menghadapi klub induknya juga mencoba mencetak gol, tetapi tembakannya masih bisa diamankan dengan mudah oleh kiper Leverkusen, Janis Blaswich. Babak pertama pun berakhir tanpa gol setelah peluang Ibrahim Maza di penghujung babak masih melebar dari sasaran.

Leverkusen Unggul Cepat
Arsenal menutup babak pertama dengan catatan sebagai satu-satunya tim yang belum pernah tertinggal di Liga Champions musim ini. Namun rekor tersebut langsung berakhir hanya 45 detik setelah babak kedua dimulai.

Leverkusen langsung menekan sejak restart dan menciptakan peluang lewat sundulan Martin Terrier, tetapi David Raya berhasil menepis bola keluar lapangan.

Dari sepak pojok yang dihasilkan, Alejandro Grimaldo mengirimkan bola ke tiang jauh. Kapten Robert Andrich menyambutnya dengan sundulan yang melewati Raya dan membawa tuan rumah unggul. 

Setelah awal babak kedua yang eksplosif itu, pertandingan kembali berjalan hati-hati dengan minim peluang berbahaya, hanya diselingi beberapa tembakan yang melenceng dari tim tuan rumah.

Pelatih Mikel Arteta kemudian mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Noni Madueke dan Kai Havertz. Havertz  mendapat sambutan hangat dari para pendukung Leverkusen, klub yang pernah dibelanya selama 10 tahun sejak akademi hingga tim utama.

Namun sambutan itu berubah menjadi kekecewaan di menit-menit akhir. Pada menit ke-89, Madueke menusuk ke dalam kotak penalti sebelum dijatuhkan oleh pemain bertahan lawan.

Wasit langsung menunjuk titik putih. Keputusan tersebut sempat melalui pemeriksaan VAR yang cukup lama dan diwarnai protes dari para pemain tuan rumah. Meski demikian, Havertz tetap tenang saat mengeksekusi penalti dan berhasil menaklukkan Blaswich untuk memastikan Arsenal membawa pulang hasil imbang.

Arsenal akan kembali bertanding di Liga Inggris pada akhir pekn saat menjamu Everton di Emirates Stadium. Setelah itu, The Gunners akan menghadapi Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di London Utara, Rabu pekan depan.