Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengalami kekalahan pada babak perempat final Denmark Open 2023 di Odense, Jumat. (Foto: Antara/HO-PP PBSI)
JAKARTA, (ERAKINI) – Perjuangan tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati harus terhenti di babak perempat final French Open 2023, Jumat (27/10/2023) malam waktu Rennes.
"Sejauh ini saya tetap senang dengan performanya. Dari kemarin di Denmark saya bisa jaga fokus, meskipun belum sempurna tapi setidaknya sudah bisa untuk tidak mudah panik, tegang dan sebagainya," ujar Ginting melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
Tunggal putra peringkat kedua dunia itu akan menata fokus untuk persiapan menghadapi turnamen Asia pada November. Ia berharap persiapannya di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, bisa berjalan dengan baik.
Sebelumnya, Ginting menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia yang bertahan hingga babak perempat final French Open 2023. Sayangnya langkah atlet asal Cimahi, Jawa Barat, itu harus terhenti setelah ditundukkan unggulan kedelapan Li Shi Feng.
Ginting memetik skor minor 15-21, 13-21 dari tunggal putra asal China itu setelah melalui pertandingan yang alot berdurasi 50 menit.
Meskipun mencapai perempat final menjadi hasil yang cukup baik bagi pasangan peringkat ke-16 dunia itu, namun mereka mengaku tak puas dengan penampilan mereka saat menghadapi pasangan Jiang Zhen Bang-Wei Ya Xin asal China, Jumat (27/10/2023) malam waktu Rennes.
"Bisa masuk ke perempat final menjadi hasil yang cukup baik buat kami tapi kami ingin yang lebih lagi. Dari sini kami mau berbenah untuk meningkatkan performa," ungkap Lisa melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
Rehan-Lisa menelan kekalahan dua gim langsung 22-24, 10-21 saat menghadapi Jiang-Wei di perempat final turnamen kategori BWF Super 750 tersebut, yang sekaligus menjadi pertemuan perdana bagi mereka.
"Kami merasa kami kalah di fokusnya, mereka sangat fokus dan kami masih hilang-hilang. Kualitas bola no lob mereka juga sangat baik," tutur Rehan.
"Cukup kecewa dengan permainan kami tadi. Sebenarnya kami bisa, tapi karena fokusnya tidak prima, kami jadi lambat untuk menguasai keadaan, akhirnya tertekan terus dari lawan," pungkas Lisa. (ant)