Atlet tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung (Foto: PBSI)
JAKARTA, (ERAKINI) - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) telah menyetujui permohonanprotected ranking yang diajukan untuk atlet tunggal putri Indonesia, .
Protected ranking tersebut berlaku minimal tiga bulan hingga maksimal satu tahun, terhitung mulai 30 Desember 2025.
“Permohonan diajukan PBSI sesuai regulasi BWF seiring kondisi medis yang dialami Gregoria, yakni penyakit vertigo,” tulis PBSI dalam laman resminya seperti dikutip Minggu, (4/1/2026).
PBSI menjelaskan, kondisi tersebut membutuhkan penanganan medis berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur, sehingga Gregoria belum dapat berpartisipasi dalam rangkaian turnamen internasional yang tercantum dalam kalender kompetisi BWF.
“Berdasarkan hasil evaluasi dan dokumen pendukung yang disampaikan PBSI, BWF akhirnya memberikan persetujuan atas pengajuan protected ranking tersebut,” lanjut PBSI
PBSI menyebut, dengan disetujuinya protected ranking, Gregoria memiliki hak menggunakan peringkat terlindungi saat mendaftar turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding. Kebijakan ini bertujuan melindungi posisi peringkat atlet yang harus absen dari kompetisi karena kondisi medis atau alasan lain yang sesuai ketentuan BWF.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Eng Hian menegaskan bahwa kesehatan atlet menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Selama masa pemulihan, kata Eng Hian, Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan menyeluruh dari tim pendukung PBSI, mencakup aspek medis, fisik, teknik, dan psikologis agar proses pemulihan berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung. Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia,” ujar Eng Hian.
Ia mengungkapkan bahwa PBSI berkomitmen memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik. PBSI berharap, dengan adanya protected ranking tersebut, Gregoria dapat menjalani masa pemulihan dengan baik dan kembali memperkuat Indonesia di berbagai turnamen internasional sesuai kesiapan serta rekomendasi tim pendukung.