Menpora Targetkan Berkuda RI Tembus Olimpiade, Kementan Dorong Status Bebas AHS
Abdul Rahman Ahdori
BEKASI, (ERAKINI) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menargetkan cabang olahraga berkuda (equestrian) Indonesia dapat menembus ajang Olimpiade. Menurutnya, peluang tersebut terbuka lebar mengingat Indonesia sudah menjadi pemimpin di Asia Tenggara.
"Olahraga berkuda ini, kita di Asia Tenggara sebagai pemimpin ya. Saya rasa memang kita harus bisa membawa berkuda ini hingga ke Olimpiade. Makanya, kita usahakan menaikkan industrinya dulu untuk saat ini," kata Dito dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).
Dito menambahkan, berkuda merupakan olahraga favorit Presiden Joko Widodo.
“Alhamdulillah, kita bersama-sama membuat peta jalan (roadmap) bersama Pordasi agar bisa sampai ke Olimpiade, tentunya dengan kolaborasi pemerintah dan swasta,” ujarnya.
Pada ajang Piala Presiden kali ini, antusiasme peserta disebut tinggi dengan 1.751 entri dan 390 ekor kuda. Kejuaraan ini, kata Dito, juga menjadi ajang persiapan menuju SEA Games dan Asian Youth Games.
Dorongan Kementan
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda menyampaikan apresiasi kepada PP Pordasi dan The Hub Indonesia.
“Acara ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi dan prestasi, tetapi juga sarana silaturahmi, pelestarian budaya berkuda, serta pengembangan olahraga pacuan kuda di Indonesia,” ujar Agung.
Kementan bersama Pordasi, lanjut Agung, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan olahraga berkuda. Salah satu fokusnya adalah mengajukan pengakuan resmi dari World Organisation for Animal Health (WOAH) terhadap status bebas African Horse Sickness (AHS) di Indonesia.

















