Kemenangan di depan mata Timnas yang dirampok wasit Ahmed Al Kahf, saat melawan Bahrain, tidak hanya membuat murka seluruh rakyat Indonesia, tapi juga Presiden Jokowi. Foto: Ilustrasi/BPMI Setpres/Dok
Dalam laga tersebut, Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Bahrain. Gol Mohamad Mahroon di menit ke-99 membuyarkan pesta kemenangan Indonesia yang sudah menggenggam keunggulan 2-1.
Jokowi mengaku sangat jengkel dengan hasil akhir laga tersebut. "Ya, kalau boleh dibilang "gondok" banget," ujar Jokowi seusai peresmian fasilitas Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024).
Presiden Jokowi menyoroti tambahan waktu pada babak kedua yang telah melebihi batas waktu yang telah diumumkan wasit. Dimana tambahan waktu hanya enam menit, sementara Bahrain menyamakan kedudukan pada menit ke-90+9.
"Ya, bagaimana sudah 2-1, ya kan ada tambahan enam menit, tetapi sudah sembilan menit peluit belum dibunyikan, dan pada detik terakhir gol," kata Jokowi.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebelumnya juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf dalam laga kontra Bahrain di Bahrain International Stadium, Jumat (11/10/2024) dini hari WIB. Ia menilai keputusan wasit asal Oman tersebut tidak adil dan sangat merugikan Timnas Indonesia.
Salah satu keputusan kontroversial yang paling disorotnya adalah saat Al Kaf memberikan tambahan waktu enam menit, namun pertandingan berakhir tiga menit lebih lama dari waktu yang ditetapkan.
"Para pemain Indonesia dan Bahrain tampil luar biasa sampai akhir pertandingan. Tapi saya masih ingin menyampaikan hal memalukan soal keputusan wasit. Jika AFC ingin lebih baik, maka wasit juga harus bisa memutuskan dengan baik," ujar Shin Tae-yong dalam wawancara yang disiarkan PSSI TV.
Fokus ke Laga Lawan China
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta timnas segera menggeser fokus ke pertandingan melawan China. Timnas Indonesia akan bermain melawan China di Stadion Nasional Qingdao, Shandong, pada Selasa (15/10) mendatang.
"Itulah sepakbola. Banyak faktor yang menentukan hasil akhir. Kans menang pertama harus lepas di-injury time. Next, saya minta, semua yang ada di Timnas, pemain, tim pelatih, ofisial harus fokus tatap laga berikut lawan China,” kata Erick melalui pernyataan tertulis.