Delapan tim sudah menyelesaikan playoff babak 16 besar Liga Champions 2024/25, Rabu dini hari. Kini, 8 tim tersisa bersiap melakoni laga pada Kamis dini hari. Foto: uefa.com
JAKARTA, (ERAKINI) - Delapan tim sudah menyelesaikan pertandingan playoff babak 16 besar Liga Champions 2024/25 pada Rabu dini hari. Kini, delapan tim tersisa bersiap melakoni laga pada Kamis (13/2/2025) dini hari.
Berikut ulasan serta jadwal pertandingan delapan tim top Eropa yang akan berjuang lolos fase gugur babak 16 besar Liga Champions 2024/25.
Club Brugge vs Atalanta
Club Brugge finis di posisi 24 pada fase penyisihan dengan hasil 2 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah. Sedangkan Atalanta finis di posisi 9 hasil 4 kemenangan, tiga imbang dan sekali kalah.
Meskipun kalah 3-1 dari Manchester City pada matchday 8 (terakhir), Club Brugge tetap melaju ke fase gugur dengan rasa percaya diri tinggi. Pelatih Nicky Hayen mengungkapkan rasa bangga terhadap performa timnya selama fase liga, meski mengakui kekalahan di Manchester sebagai pembelajaran penting.
Sementara itu, Atalanta menunjukkan performa solid selama fase penyisihan. Pasukan Gian Piero Gasperini meraih dua kemenangan dengan margin lima gol, dan menahan tim peringkat kedua Barcelona dengan hasil imbang 2-2 pada Matchday 8. “Kami memainkan tim yang sangat bagus dengan filosofi yang hebat,” katanya Gasperini dikutip dari laman resmi uefachampionsleague.
Club Brugge terakhir kali mengalahkan tim Italia di kompetisi klub UEFA pada Oktober 2003. Setelah itu, belum pernah menang dalam 15 pertandingan, yakni imbang 6 kali dan kalah 9 kali.
Monaco vs Benfica
Monaco finis di fase penyisihan di peringkat 17 hasil 4 kali menang, 1 kali imbang, dan kalah 3 kali. Sedangkan Benfica finis di posisi 16 dengan capaian 4 kali menang, imbang sekali, dan kalah 3 kali.
Kenangan kemenangan mendebarkan 3-2 di matchday 5 masih segar di benak Benfica saat mereka kembali ke Monaco di fase knockout ini. Gol-gol telat dari Arthur Cabral, Zeki Amdouni, dan Angel Di Maria, membuat pelatih Bruno Lage memuji habis para pemainnya dalam permainan yang sangat emosional itu. Dia juga merasa senang ketika Benfica meraih kemenangan penting atas Juventus pada Pekan 8, yang dia anggap sebagai kemenangan yang pantas melawan tim yang sangat kuat.
Monaco tentu akan melihat kembali kekalahan itu sebagai pelajaran di laga ini. Penyerang Monaco Folarin Balogun menyebut bahwa timnya memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan di babak knockout ini.
Dalam sejarah pertemuan, Monaco gagal menang melawan Benfica dalam dua pertemuan Liga Champions pada tahun 2014, yakni sekali imbang dan kalah.
Celtic vs Bayern Munich
Celtic melaju ke fase playoff setelah finis di posisi 21 hasil tiga kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kali kalah. Sementara raksasa Bundesliga Bayern Munich finis di perinkat 12 hasil 5 kali menang dan tiga kali kalah.
Pelatih Celtic, Brendan Rodgers, percaya bahwa pengalaman fase liga akan membuat timnya lebih siap melawan Bayern Munich. “Kami telah menunjukkan kemajuan yang jelas, baik dalam sepakbola kami dan mentalitas serta sikap kami,” kata Rodgers, yang juga memimpin pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions musim 2017.
Di dua pertemuan itu Celtic harus mengakui keunggulan klub Bavaria. Tapi kini Celtic bertekad membalasnya. “Kami akan memberikan segalanya selama dua leg ini,” kata Brendan Rodgers.
Sementara Bayern Munich yang saat in kokoh di puncak Bundesliga, mengincar kemenangan untuk memulai perjalanan di babak knockout. Pemain sayap Serge Gnabry menyatakan antusiasme besar menghadapi lawan barunya ini. Sementara Thomas Müller mengajak timnya untuk tampil maksimal.
“Ini akan menjadi dua pertandingan yang sulit, tapi kami bersemangat. Ini adalah lawan baru bagi saya. Anda selalu menyukai pengalaman baru sebagai pemain," ucap Gnabry.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Celtic belum pernah mengalahkan Bayern di kompetisi klub UEFA dalam empat laga terakhir, yakni imbang sekali dan kalah 3 kali.
Feyenoord vs AC Milan
Feyenoord datang ke fase ini setelah finis di peringkat 19 berkat 4 kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Sementara raksasa Italia AC Milan finis di posisi 13 hasil 5 kali menang dan 3 kali kalah.
Feyenoord tampil cukup impresif selama fase liga meski mengalami kekalahan telak 6-1 dari Lille di matchday 8. Bek Feyenoord, David Hancko, mengakui bahwa timnya menunjukkan performa luar biasa, khususnya dalam laga melawan Bayern dan Man City.
Namun, banyak hal yang harus dipikirkan tim Belanda ini saat menghadapi Milan. Milan yang sempat menempati posisi delapan besar, terdegradasi setelah kekalahan dari Dinamo Zagreb.
Pelatih Sergio Conceiçao menyesali kurangnya agresi dalam penampilan tersebut. Namun kini timnya tampil lebih baik, termasuk dalam pertandingan terakhir Serie A melawan Inter Milan.
“Intensitas, agresi, dan rasa lapar kami untuk memenangkan pertandingan berada pada titik tertinggi,” kata pelatih asal Portugal itu.
Namun, Milan harus waspada. Tim Ibu Kota Italia tidak pernah menang dalam empat pertandingan sebelumnya melawan tim Belanda di kompetisi klub UEFA di luar babak kualifikasi.
Berikut jadwal pertandingan ke-8 tim pada Kamis (13/2/2025) dini hari:
Pukul 00:45 WIB: Club Brugge vs Atalanta
Pukul 03:00 WIB: Celtic vs Bayern Munchen
Pukul 03:00 WIB: Feyenoord vs AC Milan
Pukul 03:00 WIB: Monaco vs Benfica.
Hasil pertandingan Rabu (12/2/2025) dini hari:
- Pukul 00:45 WIB: Brest 0-3 PSG
- Pukul 03:00 WIB: Juventus 2-1 PSV Eindhoven
- Pukul 03:00 WIB: Manchester City 2-3 Real Madrid
- Pukul 03:00 WIB: Sporting CP 0-3 Borussia Dortmund.