AC Milan kalah di kandang Torino dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-26 Serie A Italia di Stadio Olimpico Grande Torino pada Minggu (23/2/2025) dini hari WIB. (Foto: Instagram/torinifc1906)
JAKARTA, (ERAKINI) - AC Milan mengalami kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Torino dalam laga pekan ke-26 Serie A Italia di Stadio Olimpico Grande Torino pada Minggu (23/2/2025) dini hari WIB.
Torino langsung unggul cepat berkat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Malick Thiaw di menit-menit awal pertandingan, disusul gol balasan dari Tijjani Reijnders di babak kedua. Namun, Gvidas Gineitis yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan dengan gol kedua mereka. Kekalahan ini memutuskan catatan positif Milan yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam empat pertandingan liga berturut-turut.
Saat ini, tim besutan Sergio Conceicao masih tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan koleksi 41 poin, terpaut enam poin dari Lazio yang menempati posisi keempat. Di sisi lain, Torino meraih kemenangan penting yang membawa mereka naik ke peringkat 11 dengan 31 poin, seperti yang dilaporkan oleh situs Liga Italia.
Torino membuat kejutan dengan gol pembuka yang tercipta hanya lima menit setelah pertandingan dimulai. Marcus Pedersen mengirimkan bola panjang yang disapu oleh kiper Mike Maignan, namun bola justru mengenai tubuh Malick Thiaw dan masuk ke gawangnya sendiri, memberi keunggulan 1-0 untuk tuan rumah.
Milan nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-22 melalui Santiago Gimenez, namun tembakannya yang berhadapan langsung dengan kiper Vanja Milinkovic-Savic berhasil ditepis. Pada menit ke-32, Milan mendapat peluang emas lainnya setelah Pedersen menjatuhkan Rafael Leao di dalam kotak terlarang, dan Milan mendapat hadiah penalti. Christian Pulisic yang mengeksekusi penalti gagal mencetak gol karena tembakannya dapat diblok oleh Milinkovic-Savic.
Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan intensitas serangan mereka. Youssouf Fofana, Joao Felix, dan Tijjani Reijnders bergantian mengancam pertahanan Torino. Akhirnya, Milan berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-74. Umpan silang dari sayap kiri berhasil dipotong oleh pemain Torino, dan bola jatuh di jalur Reijnders yang dengan tenang melepaskan tendangan keras yang mengarah ke sudut atas gawang, membuat skor menjadi 1-1.
Namun, hanya dua menit setelah gol tersebut, Torino kembali unggul. Gineitis yang baru masuk menggantikan Cesare Casadei, menerima umpan terobosan di kotak penalti dan melanjutkan dengan sepakan mendatar ke arah tiang jauh, yang tak dapat dijangkau oleh Maignan, membuat skor menjadi 2-1 untuk Torino.
Di menit-menit terakhir, Yann Karamoh hampir menambah keunggulan bagi Torino, tetapi tembakan kerasnya setelah akselerasi di sisi kiri berhasil mengenai tiang gawang Milan.
AC Milan:
Mike Maignan; Theo Hernandez, Strahinja Pavlovic, Malick Thiaw, Alex Jimenez (Samuel Chukwueze 88'); Tijjani Reijnders, Yunus Musah (Tammy Abraham 54'); Rafael Leao (Youssouf Fofana 46'), Joao Felix (Riccardo Sottil 70'), Christian Pulisic; Santiago Gimenez (Francesco Camarda 88')
Torino:
Vanja Milinkovic-Savic; Cristiano Biraghi (Ali Dembele 83'), Saul Coco, Guillermo Maripan, Marcus Pedersen (Sebastian Walukiewicz 70'); Cesare Casadei (Gvidas Gineitis 70'), Samuele Ricci (Karol Linetty 70'); Eljif Elmas (Yann Karamoh 59'), Nikola Vlasic, Valentino Lazaro; Antonio Sanabria