Real Madrid akan menghadapi tim Prancis, Brest, pada matchday terakhir fase Liga Champions musim 2024/25, Kamis (30/1) dini hari WIB. Foto: realmadrid
JAKARTA, (ERAKINI) - Raksasa LaLigaReal Madrid akan menghadapi tim Prancis, Brest, pada matchday terakhir fase Liga Champions musim 2024/25, Kamis (30/1) dini hari WIB. Laga ini tetap krusial bagi El Real demi menjaga harga diri status .
Real Madrid merupakan juara Liga Champions musim 2023/2024 usai mengandaskan Borussia Dortmund pada babak final dengan skor 2-0 di di Wembley, London, Inggris. Namun, dengan format baru Liga Champions musim ini, perjalanan Kylian Mbappe dkk tidak begitu mulus.
Los Blancos masih harus berjuang hingga matchday terakhir fase penyisihan demi memastikan lolos otomatis ke babak 16 besar. Dalam format baru ini, dari 32 tim hanya 8 yang lolos otomatis ke babak 16 besar. Sedangkan peringkat 9-24 harus menjalani babak playoff untuk memperebutkan sisa delapan tiket ke babak 16 besar.
Real Madrid saat ini berada di peringkat 16 dan sudah mengantongi satu tiket playoff. Namuh, pasukan Carlo Ancelotti masih berpeluang finis di delapan besar dengan catatan Atalanta dan Leverkusen kalah di laga terakhir ini.
Saat ini Real Madrid mengantongi poin 12 hasil 4 kali menang dan 3 kali kalah. Sedangkan Atalanta yang menempati posisi 7 punya poin 14, dan Leverkusen di peringkat 8 mengoleksi 13 poin.
Di sisi lain, tuan rumah Brest juga punya ambisi serupa, yakni lolos otomatis ke babak 16 besar. Saat ini Brest berada di peringkat 13 dengan 13 poin hasil 4 kali menang, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah. Brest juga sudah memastikan tempat di babak 16 besar melalui jalur playoff.
Laga ini merupakan pertemuan pertama Real Madrid menghadapi Brest dalam turnamen resmi. Jadi, kedua tim masih sulit memprediksi kekuatan satu sama lain.
Namun, secara keseluruhan ini merupakan pertandingan ke-38 Real Madrid melawan tim-tim Prancis di kompetisi Eropa. Dari jumlah itu El Real menang 20 kali, imbang 7 kali, dan 10 kali kalah. Kekalahan terakhir Real Madrid atas tim Prancis adalah melawan Lille di awal fase Liga Champions musim ini.
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menyadari laga terakhir ini akan sulit. Apalagi ini pertama kalinya Real Madrid bermain di kandang Brest.
“Ini adalah pertandingan yang sulit, karena Brest tampil sangat baik di Liga Champions. Mereka memiliki satu poin lebih banyak dari kami, dan mereka memiliki peluang untuk lolos ke delapan besar. Ini akan menjadi pertandingan dengan banyak hal yang dipertaruhkan," ujar Ancelotti di hadapan awak media di ruang pers Stade du Roudourou, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (29/1/2025).
Terlebih lawan yang dihadapi tampil cukup baik sepanjang fase penyisihan. Ancelotti sangat mewaspadai para penyerang jangkung dan serangan balik mematikan Brest.
“Mereka adalah tim yang bagus karena mereka memanfaatkan kualitas pemainnya. Mereka memiliki penyerang yang tinggi, sangat bagus dalam menyundul bola dan mereka banyak melakukan umpan silang," kata Ancelotti.
"Selain itu, mereka banyak bermain dalam serangan balik karena mempunyai pemain sayap yang cepat. Itu juga diatur di belakang. Bukan suatu kebetulan jika mereka mengumpulkan 13 poin di fase pertama ini. Dia telah bermain lebih baik dari banyak rivalnya. Kami sangat menghormati Brest," lanjut Ancelotti.
Mungkin hanya sedikit orang yang memperkirakan posisi tim debutan Prancis itu bisa berada di atas Real Madrid yang sudah mengoleksi 15 trofi Liga Champion dari 18 kesempatan bermain di partai final.
Namun, posisi saat ini tidak membuat pelatih Brest Eric Roy berpuas diri. "Kami sudah meraih kesuksesan di kompetisi ini, namun akan sulit untuk finis di delapan besar,” kata pelatih berusia 57 tahun itu.
"Kami membutuhkan laju yang nyaris sempurna. Saya sekarang menantikan sambutan saat kami menghadapi Real Madrid," tambahnya.
Brest dalam partisipasi pertamanya di Liga Champions memang cukup mengesankan. Mereka belum terkalahkan di kandang selama fase penyisihan dengan mengandaskan PSV 1-0 dan Sturm Graz (2-1), serta bermain imbang melawan Bayer Leverkusen 1-1.
Ludovic Ajorque menjadi pencetak gol terbanyak Brest musim ini dengan delapan gol. Jadi, laga ini menarik dinantikan siapa yang akan lolos otomatis ke babak 16 besar.