Gol Haaland disahkan pada menit ke-60 di Old Trafford setelah penyerang asal Norwegia itu menyambar umpan silang Josko Gvardiol yang sempat membentur pemain lawan di tiang jauh. Foto: Getty via ESPN
JAKARTA, (ERAKINI) - Pro Ref, badan yang menaungi wasitPremier League, meminta maaf kepada Manchester United (MU) setelah mengakui bahwa VAR melakukan kesalahan saat mengesahkan gol kemenangan dalam kemenangan 1-0 pada derby Manchester, Minggu (13/9/2026).
Gol Haaland disahkan pada menit ke-60 di Old Trafford setelah penyerang asal Norwegia itu menyambar umpan silang Josko Gvardiol yang sempat membentur pemain lawan di tiang jauh.
Namun, meski asisten wasit sempat mengangkat bendera tanda offside, VAR Matthew Donohue dan asisten VAR Blake Antrobus menganulir keputusan tersebut. Mereka menilai gelandang City, Enzo Fernández, tidak berada dalam posisi aktif dan tidak mengganggu jalannya permainan di tengah kotak penalti.
Manajer United Michael Carrick menyebut keputusan tersebut "mengkhawatirkan". Sedangkan bek Lisandro Martínez, yang berduel dengan Fernandez untuk memperebutkan bola, menyebutnya sebagai sebuah "ketidakadilan".
Pro Ref kemudian mengakui kesalahan tersebut. Keputusan itu berpotensi dianggap sebagai salah satu kesalahan VAR terbesar sejak teknologi tersebut diterapkan di Premier League pada 2019.
"Setelah insiden pada menit ke-60 dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford pada Minggu, kami dapat memberikan klarifikasi mengenai gol Erling Haaland yang disahkan," kata juru bicara Pro Ref, dikutip dari ESPN, Senin (14/9/2026).
Menurut Pro Ref, keputusan di lapangan adalah offside terhadap Erling Haaland. Keputusan tersebut kemudian diperiksa VAR dan Haaland dinyatakan berada dalam posisi onside. Dalam serangan yang sama, ditetapkan bahwa Enzo Fernandez tidak memainkan bola sehingga pelanggaran offside menjadi subjektif.
"Namun, pada kesempatan ini, VAR tidak mengenali dampak yang mungkin ditimbulkan oleh posisinya dan seharusnya merekomendasikan pemeriksaan ulang melalui layar di lapangan. Kami telah menghubungi Manchester United malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kesalahan penilaian. Peninjauan terhadap insiden tersebut akan dilakukan," jelasny.
Laga itu berakhir dengan skor 1-0. Hasil ini membuat Manchester City bergabung dengan Arsenal sebagai dua tim Premier League yang masih mengoleksi poin sempurna dari empat pertandingan. Sementara itu, Manchester United berada di posisi ke-13 dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Dalam Derby Manchester itu, City harus bermain dengan 10 pemain selama hampir 70 menit. Phil Foden mendapat kartu merah pada menit ke-23 setelah menendang kapten United Bruno Fernandes. Fernandes sendiri beruntung tidak mendapat hukuman setelah terlihat lebih dulu menendang gelandang City tersebut.
Namun, United gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Haaland kemudian mencetak gol pada pertengahan babak kedua.
Haaland sempat dinyatakan offside, tetapi penyerang asal Norwegia itu sudah merayakan gol di depan para suporter City yang datang ke Old Trafford ketika keputusan kontroversial akhirnya menyatakan bahwa bek United Patrick Dorgu membuat Haaland berada dalam posisi onside.
Hari Buruk VAR di Old Trafford
Sejatinya, ada dua keputusan besar yang dibuat perangkat pertandingan dalam laga ini, dan wasit Michael Oliver beserta timnya dinilai keliru dalam kedua insiden tersebut.
Insiden pertama adalah kartu merah untuk gelandang City, Foden, pada menit ke-25 setelah ia menendang Fernandes di depan Oliver. Wasit tersebut tanpa ragu mengeluarkan kartu merah untuk pemain Inggris itu.
Oliver dinilai tepat memberikan kartu merah karena Foden terlihat jelas melakukan tendangan dan mengenai bagian perut kapten United. Kartu merah tersebut juga menjadi kartu merah pertama City dalam pertandingan liga melawan United sejak 2006.
Namun, reaksi Foden terjadi setelah Fernandes dua kali menendang pemain City tersebut ketika Foden sedang terjatuh di lapangan. Apakah tindakan Fernandes cukup keras untuk diganjar kartu merah masih dapat diperdebatkan. Namun, tindakan tersebut setidaknya dinilai layak mendapat kartu kuning.
VAR Matthew Donohue dan asisten VAR Blake Antrobus seharusnya dapat merekomendasikan kepada Oliver untuk setidaknya meninjau kembali tindakan Fernandes. Namun, hal itu tidak terjadi dan pemain asal Portugal tersebut lolos tanpa hukuman atas perannya dalam insiden tersebut.
Gol Haaland pada menit ke-60 awalnya dinyatakan offside. Namun, setelah melalui pemeriksaan panjang, gol tersebut disahkan karena umpan silang Gvardiol membentur Dorgu sebelum masuk ke kotak penalti.
VAR kemudian menilai Enzo Fernández tidak mengganggu permainan ketika berduel dengan Lisandro Martínez untuk memperebutkan bola di dalam area kotak enam yard.
Aturan offside menyatakan seorang pemain dapat dihukum karena offside apabila ia berusaha merebut bola atau menghalangi lawan mencapai bola. Kedua kondisi tersebut dinilai terjadi dalam peran Enzo Fernandez.