Search

Prediksi PSG vs Chelsea, Bentrok Juara Eropa dan Dunia di Babak 16 Besar Liga Champions

PARIS, (ERAKINI) – Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) akan menjamu Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa di Parc des Princes, Kamis (12/3/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. 

Chelsea datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk memulai fase krusial di Liga Champions musim ini. Berdasarkan klasemen akhir fase liga, klub asal London itu finis di posisi keenam, sementara PSG berada di peringkat ke-11. Kondisi tersebut membuat Chelsea akan menjadi tuan rumah leg kedua penentuan di Stamford Bridge pada pekan depan.

Menariknya, separuh bagan undian ini diisi oleh sejumlah juara Liga Champions dalam satu dekade terakhir, termasuk Chelsea yang pernah dua kali menjadi juara serta PSG sebagai pemegang gelar saat ini.

Secara statistik, PSG memiliki catatan lebih baik dalam delapan pertemuan sebelumnya di kompetisi UEFA. Klub Prancis itu meraih tiga kemenangan, sementara Chelsea menang dua kali dan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun secara simbolis, pertemuan kali ini juga menghadirkan duel antara juara Eropa dan juara dunia. Musim panas lalu di Amerika Serikat, Chelsea berhasil mengalahkan PSG dengan skor telak 3-0 pada final Piala Dunia Antarklub FIFA.

Dalam laga tersebut, Cole Palmer mencetak dua gol dan menyumbang satu assist untuk gol Joao Pedro. Kemenangan itu juga membuat rekor pertemuan kedua tim di semua kompetisi menjadi seimbang.

Sejarah Pertemuan di Fase Gugur
Berdasarkan catatan UEFA.com, PSG dan Chelsea pernah dua kali bertemu di babak 16 besar sepanjang dekade 2010-an. Pada 2015, PSG lolos berkat aturan gol tandang setelah sundulan Thiago Silva di babak perpanjangan waktu membuat agregat menjadi 3-3.

Setahun kemudian, klub asal Paris itu kembali menyingkirkan Chelsea setelah menang 2-1 baik di kandang maupun tandang, dengan Zlatan Ibrahimović mencetak gol pada kedua leg.

Meski banyak perubahan sejak saat itu, Thiago Silva bahkan sempat menjuarai Liga Champions bersama Chelsea pada 2021 dan Ibrahimović pensiun pada 2023, ambisi kedua klub tetap sama besar.

Chelsea lolos ke fase gugur setelah menjalani fase liga yang impresif, termasuk meraih kemenangan atas Barcelona dan Napoli. Sementara itu, PSG harus melewati play-off dengan menyingkirkan Monaco, sekaligus menunjukkan pengalaman mereka di fase gugur yang membawa klub tersebut meraih gelar Liga Champions pertama musim lalu.

Pelatih PSG, Luis Enrique, menyebut mempertahankan gelar Liga Champions merupakan tantangan besar, namun timnya siap menghadapi Chelsea.

“Menjuarai Liga Champions pertama sangat sulit, tetapi untuk yang kedua semua orang tahu kami mampu melakukannya. Namun tetap saja tidak mudah,” kata Enrique.

Ia menambahkan bahwa PSG sudah mengenal kekuatan Chelsea meskipun tim asal Inggris itu kini memiliki pelatih dan sejumlah pemain baru.

“Kami lebih suka menguasai bola dibandingkan lawan, tetapi mereka bermain sangat efektif. Kami harus tetap tenang karena motivasi berlebihan kadang bisa menjadi masalah dalam pertandingan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Chelsea Liam Rosenior menilai PSG sebagai salah satu tim terbaik di dunia, namun ia tetap yakin timnya mampu bersaing.

“Paris adalah tim kelas dunia dengan pemain dan pelatih kelas dunia. Tetapi kami juga memiliki kualitas yang sama,” sebut Rosenior.

“Kami harus ingat ini pertandingan dua leg, jadi disiplin sangat penting. Saya sangat percaya diri dengan tim ini dan apa yang ingin kami capai, bukan hanya di pertandingan ini tetapi juga dalam jangka panjang,” lanjutnya.

Statistik Menarik
PSG tercatat tampil di babak 16 besar Liga Champions selama 14 musim berturut-turut. Klub Ligue 1 itu juga hanya kalah sekali dalam delapan pertandingan UEFA terakhir melawan klub Inggris.

Musim lalu, PSG bahkan menyingkirkan tiga klub Premier League sekaligus: Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal, dalam perjalanan mereka menuju gelar juara.

Di sisi lain, Chelsea memiliki rekor impresif saat menghadapi tim Prancis dengan memenangi enam pertandingan UEFA terakhir melawan klub dari negara tersebut.

The Blues juga berhasil memenangi tiga laga babak 16 besar Liga Champions terakhir serta 13 dari 16 duel dua leg terakhir mereka di kompetisi UEFA.