Search

Heritage Trip Lawang Sewu – Museum KA Ambarawa: Menikmati Jejak Warisan Perkeretaapian di Indonesia

SEMARANG, ERAKINI – Wisatawan yang mampir di Kota Semarang di momen libur Lebaran tahun ini bisa menikmati heritage trip terbaru yang disajikan KAI Wisata.

Melalui program Heritage Trip Lawang Sewu – Museum Kereta Api Ambarawa (Kabupaten Semarang), wisatawan bisa menikmati keindahan Lawang Sewu, kemudian diajak berkeliling melintas Kota Lama Semarang dan sesampainya di Museum Kereta Api Ambarawa, wisatawan diajak jalan-jalan menggunakan KA Wisata di sana.

Wisata yang sarat jejak sejarah itu resmi dilaunching pada Minggu (22/3/2026) di Gedung Lawang Sewu, Kompleks Tugumuda Kota Semarang, oleh Direktur Utama KAI Wisata Raden Agus Dwinanto Budiadji. Trip ini adalah perjalanan rombongan.

“Heritage trip ini berangkat dari Lawang Sewu, naik mobil kapasitas 14 orang dipandu guide,” kata Agus pada acara peresmian trip.

Trip ini dibuka setiap hari untuk wisatawan, pemberangkatannya hampir tiap jam dari pagi hingga sore. Biayanya Rp255.000 per orang, mendapatkan paket wisata termasuk tiket masuk destinasi wisata hingga naik KA Wisata, transportasi pulang pergi.

“Kami percaya perjalanan bukan hanya berpindah tempat, tapi ada informasi, nilai histori masa lalu tentang warisan perkeretaapian di Indonesia,” lanjutnya.

Buka Partisipasi Masyarakat

Raden Agus mengemukakan pihak KAI Wisata terbuka kepada masyarakat untuk mendapatkan manfaat dari program-program paket wisata yang digelar.

“Masyarakat tentu bisa berpartisipasi ya, seperti penyedian suvenir ataupun ide kreatif lain yang diinput bersama kita. Misal punya keunggulan produk apapun, mungkin bisa kita masukkan ke dalam paket-paket untuk suvenir yang bisa diberikan kepada pelanggan kita, jadi kami buka peluang ya untuk bekerjasama,” bebernya.  

Dia mengatakan saat ini sudah melakukan kerjasama dengan berbagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk produknya dijual di Lawang Sewu ataupun di Museum KA Ambarawa. Seperti suvenir berbentuk lokomotif dan suvenir lainnya.

“Tapi produk-produk lain yang memang mmungkin digemari masyarakat, saya pikir kita bisa berkolaborasi bersama. Aksesnya bagaimana? Tentu saja menghubungi pengelola Lawang Sewu atau Ambawara, nanti akan kita kurasi tentu saja, kami sangat senang bekerjasama dengan UMKM,” tandas Raden Agus.