BANTEN, (ERAKINI) - Suasana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten mendadak dipenuhi ratusan pelajar dari SMA Negeri 6 Tangerang, Rabu (6/5/2026). Sebanyak 470 siswa kelas 11 bersama para guru pendamping memadati Auditorium Gedung Rektorat lantai 3 dalam agenda kunjungan edukasi kampus.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan dunia perguruan tinggi lebih awal agar siswa memiliki gambaran jelas sebelum menentukan pilihan studi di masa depan.
Rombongan disambut langsung jajaran pimpinan kampus, mulai dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, pimpinan fakultas, hingga tim Humas dan Akademik. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan kampus dalam membuka akses informasi pendidikan tinggi kepada calon mahasiswa.
Wakil Rektor III UIN Banten Dr Dedi Sunardi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMAN 6 Tangerang. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan bagi siswa yang sedang berada pada fase menentukan arah pendidikan. “Saya melihat semangat besar dari para siswa. Ini momentum penting agar mereka mulai mengenal dunia kampus. Dengan begitu, mereka punya waktu untuk menentukan program studi yang tepat dan tidak salah jurusan,” ujar Dedi.
Pemilihan jurusan, kata dia, harus didasarkan pada pemahaman terhadap potensi diri. Menurutnya, keputusan yang tepat akan berdampak langsung pada keberhasilan akademik dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Dedi juga menjelaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan di UIN SMH Banten. Salah satu perubahan signifikan adalah sistem kelulusan yang tidak lagi bergantung pada skripsi konvensional.
Mahasiswa kini memiliki alternatif lain untuk menyelesaikan studi. Mereka dapat memilih jalur publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi atau menghasilkan produk berbasis proyek melalui pendekatan Outcome Based Education (OBE).
“Kami menyesuaikan sistem pendidikan dengan perkembangan zaman. Dunia sudah bergerak ke arah digital. Mahasiswa bisa lulus melalui karya ilmiah atau produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian besar program studi di UIN SMH Banten telah meraih akreditasi unggul. Capaian ini menjadi modal penting bagi lulusan untuk bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sementara itu, Kepala SMAN 6 Tangerang, Santani, mengapresiasi sambutan hangat dari pihak kampus. Ia menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan siswa terkait pendidikan tinggi Islam.
“Kami bangga bisa diterima dengan baik. Dari total 1.500 siswa, sebanyak 470 hadir dalam kegiatan ini. Kami ingin siswa memiliki cara pandang global dan tidak lagi memandang perguruan tinggi Islam sebelah mata,” ujar Santani.
Ia menilai UIN SMH Banten sebagai institusi yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Hal ini dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat.
Santani juga mengingatkan pentingnya meneladani kejayaan peradaban Islam masa lalu. Ia menyebut tokoh seperti Ibnu Sina dan Al-Khawarizmi sebagai bukti bahwa umat Islam memiliki kontribusi besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan. “Peradaban besar itu harus kita bangkitkan kembali. Generasi muda harus belajar dengan sungguh-sungguh dan memahami nilai-nilai Ilahi agar mampu membawa bangsa ini menjadi lebih maju,” katanya.
Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan sesi pengenalan fakultas. Perwakilan dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Ushuluddin dan Adab memaparkan kurikulum, suasana akademik, hingga peluang karier bagi lulusan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka aktif menyimak pemaparan dan menggali informasi terkait pilihan studi di masa depan. Kunjungan ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan edukasi awal kepada calon mahasiswa. Dengan informasi yang tepat, siswa diharapkan mampu menentukan pilihan jurusan secara matang dan terhindar dari kesalahan yang kerap terjadi saat memasuki dunia kuliah.