Search

Sarif Kakung Minta Pemda di Jateng Antisipasi Spekulan Jelang Lebaran

SEMARANG, (ERAKINI) - Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) guna meminimalisir ruang gerak spekulan yang kerap memicu ketidakstabilan harga.

“Kami berharap kolaborasi lintas sektor untuk gerakan pangan murah ini semakin kuat dan semakin masif di seluruh wilayah agar tujuannya adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” jelas Sarif Abdillah, Rabu (4/3/2026). 

Kakung, sapaan Sarif Abdillah meminta, pemda setempat di Jawa Tengah untuk masif menggelar GPM. 

Pemerintah, kata Kakung, harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa pangan tersedia sepanjang waktu, merata di setiap wilayah dengan harga terjangkau.

“Termasuk tentunya mendekati Hari Raya Idul Fitri ini, karena harga rawan melonjak seiring meningkatnya permintaan,” ungkap Kakung. 

Kakung mengungkapkan, kemudahan aksesibilitas pangan, serta memperoleh pangan dengan harga terjangkau sangat penting bagi masyarakat.

“Karena ini bisa menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini  menegaskan, ketahanan pangan harus menyentuh langsung ke masyarakat. Pangan harus tersedia dalam kualitas yang baik dan dengan harga yang terjangkau.

Kakung pun mengapresiasi Langkah Pemprov Jateng yang sudah menggelar 308 kali GMP selama Februari hingga Maret 2026.

“Karena ini juga bisa meminimalisir munculnya spekulan-spekulan yang bisa menimbulkan situasi yang tidak baik jelang Lebaran,” tandasnya.