Search

Iran Sebut Negara-negara Eropa Termasuk Prancis Turut Membuka Jalan Serangan AS-Israel

TEHERAN, (ERAKINI) – Pemerintah Iran menilai sejumlah negara Eropa ikut berperan dalam menciptakan kondisi yang memicu serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam. Tuduhan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam konferensi pers rutin pada Senin (9/3/2026).

Menurut Baqaei, sikap beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, dinilai tidak menunjukkan upaya yang cukup untuk menegakkan hukum internasional dan justru memperkuat tekanan terhadap Iran. “Negara-negara Eropa sayangnya telah membantu menciptakan kondisi ini,” ujar Baqaei.

Kritik terhadap Sikap Eropa di PBB

Baqaei menilai negara-negara Eropa seharusnya lebih tegas dalam menolak tekanan dari Amerika Serikat. Namun, ia menuding mereka justru mendukung langkah-langkah yang memperkeruh situasi, terutama dalam pembahasan di United Nations Security Council.

Ia menyinggung upaya pembahasan mengenai kemungkinan pemulihan kembali sanksi internasional terhadap Iran, yang menurutnya memberi sinyal dukungan tidak langsung terhadap tindakan militer oleh Amerika Serikat dan Israel.

“Alih-alih menegakkan supremasi hukum dan menentang intimidasi Amerika Serikat, mereka justru membicarakan dan menyetujui langkah-langkah yang membuka ruang bagi tindakan tersebut,” kata Baqaei.

Dalam pernyataannya, Baqaei menilai bahwa sikap tersebut pada akhirnya memberikan dorongan politik bagi Amerika Serikat dan Israel untuk melanjutkan serangan mereka terhadap Iran.

Pemerintah Iran berpendapat bahwa kombinasi tekanan diplomatik, sanksi internasional, dan dukungan politik dari beberapa negara Barat telah memperburuk ketegangan regional dan berkontribusi pada pecahnya konflik yang lebih luas.