Di era digital, kebebasan berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi. Setiap individu memiliki ruang untuk menyampaikn pandangan, kritik, maupun aspirasi. Namun, di balik kebebasan tersebut, muncul ancaman yang patut diwaspadai. Salah satu risikonya adalah teror dan kekerasan. Beberapa influencer maupun aktivis akhir-akhir ini mendapat teror, seperti dikirimi paket telur busuk, bangkai hewan, dan juga mobil pribadi yang dicoret-coret orang tak dikenal
Bung Erki Now: Influencer Bicara, Teror Menyapa