Korban Meninggal akibat Banjir dan Longsor di Sumbar Capai 30 Orang
Thomas Pulungan
PADANG, (ERAKINI) - Sebanyak 30 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), akhir pekan lalu.
"Bencana ini cukup masif karena mengakibatkan korban jiwa 27 orang di Kabupaten Pesisir Selatan dan tiga orang di Kabupaten Padang Pariaman," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto di Padang, mengutip Antara, Senin (11/3/2024).
Jumlah korban diperkirakan masih bertambah mengingat saat ini masih ada warga yang hilang. BNPB akan mengintensifkan pencarian korban banjir dan tanah longsor yang hingga kini belum ditemukan. "Korban yang masih hilang tetap dilakukan pencarian," kata Suharyanto.
Waktu pencarian korban yang masih dinyatakan hilang tersebut akan dilakukan selama 7x24 jam. Apabila tim pencarian tidak menemukan korban, maka pemerintah akan berkomunikasi dengan pihak keluarga korban.
"Apabila keluarga sudah merelakan dan mengikhlaskan maka pencarian akan dihentikan," tandasnya.
Hingga saat ini BNPB bersama tim pencarian masih berupaya mencari enam korban lainnya yang belum ditemukan. Kondisi medan yang cukup berat akibat tumpukan material longsor menjadi salah satu tantangan tim untuk mencari korban yang hilang.


















