Kelelahan saat Antre Gas Elpiji, Warga Pamulang Meninggal di Tempat
Abdul Rahman Ahdori
TANGERANG SELATAN, (ERAKINI) - Seorang lansia yang sedang mengantre gas elpiji 3 kg di Kota Tangerang Selatan dilaporkan meninggal dunia pada Senin (3/1/2025). Warga tersebut diketahui bernama Yonih (62), warga RT 001/RW 007, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, membenarkan bahwa Nenek Yonih ikut mengantre gas elpiji sebelum dinyatakan meninggal. Menurut dia, almarhum diduga kelelahan.
“Almarhum antre gas di salah satu toko penjual gas 3 kg yang tidak jauh dari rumahnya, sekitar 500 meter. Perkiraan kelelahan jadi penyebab utama,” ujar Saeful di Tangsel, Senin (3/2/2025).
Saeful menuturkan, pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB, Yonih berangkat untuk mengikuti antrean di pangkalan gas elpiji yang terletak sekitar 300 meter dari rumahnya.
Setelah mendapatkan gas, Yonih berencana pulang dan membawa dua tabung gas 3 kg. Namun, di tengah perjalanan, ia berhenti sejenak untuk beristirahat di depan toko laundry dan mendadak terlihat pucat. Warga yang mengenal Yonih segera menghubungi keluarganya untuk menjemput.
“Keluarga segera membawa almarhumah ke rumah sakit terdekat, namun setibanya di rumah sakit, Yonih telah menghembuskan nafas terakhir,” tambah Saeful.
Saeful mengungkapkan bahwa Yonih sehari-hari membuka warung makanan seperti nasi uduk. Almarhumah juga memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Jenazah Yonih sudah dimakamkan di pemakaman setempat.
















