Akibat Gempa di Bantul, Ada 20 Titik Kerusakan di Kulon Progo
Akhmad Baihaqi Arsyad
KULONPROGO, (ERAKINI) - Sebanyak 20 titik kerusakan di Kulon Progo akibat gempa di Bantul tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kerusakan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 dengan titik pusat gempa 86 kilometer barat daya Bantul, Jumat (30/6/2023) malam tersebar di beberapa kecamatan atau kapanewon.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi di Kulon Progo, dikutip dari Antara, Sabtu (1/7/2023) berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD.
"Berdasarkan data sementara yang masuk Pusdalops BPBD Kulon Progo ada 20 titik kerusakan. Data tersebut masih bisa berkembang karena belum semua informasi dan data masuk," kata Joko.
Joko mengungkapkan, gempa menyebabkan beberapa rumah warga retak dengan kerusakan ringan hingga berat.
Adapun beberapa kecamatan yang terdapat bangunan rusak akibat gempa, yakni di Galur, Wates, Kalibawang, dan Panjatan.
"Tim reaksi cepat melakukan inventarisasi dan kajian terhadap bangunan rumah dan lainnya yang mengalami kerusakan," katanya.
Sementara itu, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Kulon Progo Sutikno mengatakan, sampai pagi ini wilayah Kulon Progo aman dari dampak gempa pada Jumat (30/6).
"Saat ini, kami masih mengumpulkan data-data berbagai wilayah personel di seluruh Kabupaten Kulon Progo yang tersebar di wilayah masing-masing," katanya.
















