FPKB DPRD Jateng: Kemendikdasmen Harus Hadir untuk Semua
Muhammad Slamet
SEMARANG (ERAKINI), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmes) diminta bisa hadir untuk semua kalangan.
Hal ini sangat dibutuhkan demi kemajuan pendidikan bangsa ini.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid menegaskan, pendidikan merupakan hak seluruh bangsa, bukan hak segelintir golongan. UUD 1945 dengan jelas menyatakan bahwa negara wajib mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Bukan mencerdaskan satu kelompok, bukan mengutamakan satu golongan, apalagi menjadikan pendidikan sebagai komoditas yang diprivatisasi,” ungkapnya, Senin (18/8).
Abdul Hamid menegaskan, munculnya surat dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen tertanggal 15 Agustus 2025 terkait undangan peserta untuk Kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding/KA, dan Penguatan Karakter Region Jawa Tengah 2 telah memunculkan kegaduhan.
“Diketahui undangan itu hanya diperuntukkan bagi sekolah dari organisasi keagamaan tertentu. Bahkan dalam susunan acara awal, juga melampirkan adanya lagu dari organisasi keagamaan itu,” sebutnya.
Meski kemudian muncul surat pembatalan karena mendapat kritik, menurut Hamid, hal itu tak bisa dianggap sepele.
“Hal ini fatal bagi upaya menjaga harmoni pendidikan nasional, karena rasa keadilan adalah fondasi bagi kohesi sosial. Ke depan, tentu hal seperti ini tak boleh terulang,” terangnya.

















