Status Gunung Semeru Naik Menjadi Awas, Waspadai Potensi Banjir Lahar
Thomas Pulungan
LUMAJANG, (ERAKINI) - Status Gunung Semeru naik menjadi Level IV (Awas) pascaerupsi disertai luncuran awan panas, Rabu (19/11/2025) sore. Badan Geologi memperingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah, serta daerah sektoral barat hingga timur laut sejauh 20 km dari pusat erupsi.
“Kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) ditetapkan pada pukul 17.00 WIB,” ujar Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Muhammad Wafid dalam keterangannya.
Ia mengatakan bahwa peningkatan status tersebut dilakukan setelah hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi dan tidak stabil.
Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius delapan kilometer dari kawah gunung serta sektoral barat hingga timur laut sejauh 20 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan deras, khususnya di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak erupsi.


















