Sarif Kakung Minta Pembangunan Pariwisata Berorientasi Ekonomi
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah meminta pemerintah daerah mengubah paradigma pembangunan sektor pariwisata menjadi berorientasi pada nilai ekonomi.
“Keberhasilan pembangunan pariwisata tidak lagi cukup diukur dari banyaknya wisatawan yang datang tetapi nilai ekonomi yang dihasilkan yang harus kita kejar," kata Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah, Rabu (8/7/2026).

Kakung menambahkan, pembangunan sektor ini perlu menggunakan indikator yang lebih komprehensif, seperti lama tinggal wisatawan (length of stay), rata-rata pengeluaran wisatawan.
"Termasuk tingkat okupansi kawasan, kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), hingga penciptaan lapangan kerja," kata Kakung.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengingatkan agar konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan yang selama ini diusung pemerintah perlu diwujudkan melalui program-program nyata, bukan sekadar menjadi narasi.
"Saya berharap konsep keberlanjutan ini tidak hanya menjadi narasi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Selain dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, kata Kakung, pariwisata juga harus mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, maupun budaya untuk masa kini dan masa depan.
Sumber daya alam yang ada di destinasi wisata, harus dikelola dengan bijaksana, sehingga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
"Tidak ada gunanya pariwisata angkanya tinggi, devisa besar, kalau kemudian alamnya rusak,” ungkap legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
















