Apa Itu Sesar Citarik? Pemicu Gempa Darat di Kota Bogor
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKIN) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa dangkal dengan magnitudo 4,1 yang terjadi di wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (10/4/2025) malam pukul 22.16 WIB, dipicu oleh aktivitas sesar Citarik.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono memastikan bahwa gempa tersebut tergolong gempa tektonik kerak dangkal atau shallow crustal earthquake akibat aktivitas sesar aktif, dengan episenter getaran berada di darat pada koordinat 6,62 Lintang Selatan (LS) dan 106,8 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman hiposenter 5 kilometer.
Menurut dia, hal tersebut mengacu pada hasil analisis mekanisme sumber gempa, yang menunjukkan jenis gempa geser (strike-slip) dengan dugaan kuat pemicunya adalah Sesar Citarik yang memiliki mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip).
Gempa ini juga disertai suara gemuruh dan dentuman yang muncul akibat getaran frekuensi tinggi dekat permukaan. Kondisi tersebut umum terjadi pada gempa dengan kedalaman sangat dangkal.
"Semua gempa sangat dangkal disertai dengan suara ledakan, dentuman dan gemuruh," ujarnya, Jumat (11/4/2025)
BMKG mencatat hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIB masih terjadi empat kali gempa susulan, yakni pada pukul 23.12 WIB (M1,9), 23.14 WIB (M1,7), 01.04 WIB (M1,6), dan 01.38 WIB (M1,7).

















