Dikepung Banjir Parah, Kota Medan Nyaris Lumpuh
Thomas Pulungan
MEDAN, (ERAKINI) — Kota Medan, Sumatera Utara, dikepung banjir parah pascahujan lebat mengguyur sejak Rabu (26/11) malam hingga Kamis (27/11) pagi. Banjir menyebabkan aktivitas masyarakat nyarus lumpuh.
"Hujan terus sejak semalam. Tadi malam hujannya semakin deras sampai pagi. Sejak tadi malam sampai pagi kami terus berkeliling. Banyak wilayah Kota Medan yang terendam banjir," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari dalam keterangananya.
Banjir tidak hanya disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, tetapi juga akibat meluapnya Sungai Deli dan Sungai Babura yang membelah Kota Medan.
Tak hanya rumah warga, sejumlah ruas jalan utama di Kota Medan juga terendam hingga menyebabkan banyak kendaraan terjebak. Kondisi tersebut terlihat di Jalan Letda Sujono, tepatnya di pintu masuk tol. Ratusan kendaraan tertahan karena tingginya genangan air yang menutupi ruas jalan penghubung Kota Medan dengan Kabupaten Deli Serdang.
Sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, mencoba mencari jalur alternatif dengan memutar melalui Jalan Williem Iskandar. Namun kondisi serupa juga terjadi di kawasan tersebut. Air cukup tinggi menggenangi jalan di area antara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed).
















