9 Kali Karhutla, 39.350 Hektare Lahan di Balikpapan Terbakar
Akhmad Baihaqi Arsyad
BALIKPAPAN, (ERAKINI) - Musim kemarau yang memicu kekeringan telah menyebabkan 39.350 hektare lahan terbakar di Balikpapan hingga memasuki pertengahan September 2023 ini. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali, di Balikpapan, Selasa (12/9/2023).
“Luasan itu total dari sembilan kali kejadian karhutla (kebakaran hutan dan lahan),” kata Usman Ali.
Usman Ali merinci, di Balikpapan Utara hangus 1.100 hektare lahan, di Balikpapan Tengah 100 hektare lahan kosong terbakar, di Balikpapan Barat ada 2 titik yang terbakar dengan luas masing-masing 1.150 hektare, di Balikpapan Selatan ada 1 titik seluas 15.000 hektare terbakar dan terakhir di Balikpapan Timur 2 titik seluas 22.000 hektare.
Lahan yang terbakar tersebut, kata Usman, umumnya lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang dan semak.
Menurut Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sepinggan Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Balikpapan Diyan Novrida mengatakan fenomena El Nino memicu musim kemarau lebih kering dan panjang.
Dampak El Nino di Balikpapan, menurutnya, masih sedang dengan suhu berkisar antara 25-32 derajat Celsius. Dampak itu juga cenderung melemah semakin mendekati akhir tahun dan hujan mulai turun walaupun masih hujan ringan.
Kendati begitu, Kepalan BPBD Usman Ali bersama anak buahnya sudah sembilan kali berjibaku melawan kebakaran lahan.
"Maka sesuai dengan arahan Wali Kota, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," kata Usman.

















