Wagub Jateng: Kasus Bupati Pati Sudewo Harus Menjadi Pelajaran
Muhammad Slamet
SEMARANG (ERAKINI), Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin meminta rentetan aksi demo kepada Bupati Pati Sudewo menjadi pelajaran penting bagi kepala daerah lain.
“Kalau membikin aturan sosialisasikan dulu sebelum diputuskan. Jangan sampai terulang seperti yang terjadi di Pati,” ungkapnya di Semarang, Selasa (12/8).
Taj Yasin berharap para kepala daerah di Jateng dapat menyosialisasikan kebijakan-kebijakannya sebelum diberlakukan kepada warganya. Dia tak ingin kekeruhan yang muncul seperti di Kabupaten Pati terulang.
“Kita ini dipilih oleh masyarakat, jadi harus mendengar aspirasi mereka. Peraturan, baik itu perbup, pergub maupun perda, sebaiknya disosialisasikan terlebih dahulu sebelum ditetapkan,” sebutnya.
Pria yang akrab disapa Gus Yasin menyampaikan, menghargai rencana masyarakat Kabupaten Pati yang hendak menggelar unjuk rasa pada Rabu (13/8). Namun dia berharap aksi tersebut dapat dilaksanakan tanpa tindakan anarkistis.
“Kami berharap semua pihak memperhatikan sisi-sisi nasionalisme, keutuhan, dan kebersamaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Gus Yasin mendorong penyelesaian masalah melalui jalur musyawarah agar aspirasi masyarakat benar-benar bisa ditindaklanjuti
“Sehingga aspirasi dari para pendemo itu benar-benar bisa diaplikasikan, itu yang kami harapan,” tegasnya.
















