Penjelasan Lengkap Polisi soal Motif Nanang Gimbal Habisi Sandy Permana
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Polisi berhasil meringkus pelaku pembunuhan artis Sandy Permana ‘Mak Lampir’ (45), Nanang Irawan alias Nanang Gimbal (47) di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (15/1/2025). Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra membeberkan motif Nanang Gimbal membunuh korban.
Menurut Kombes Wira, Nanang Gimbal dan Sandy awalnya bertetangga pada 2017. Seiring dengan interkasi yang intens sebagai sesama warga, Nanang mulai memendam kesal ke Sandy pada 2019.
Kekesalan ini dipicu oleh Sandy yang ingin mengadakan pesta acara pernikahannya dengan cara mendirikan tenda dengan memasuki pekarangan rumah tersangka pada 2019. Bahkan, korban menebang pohon di pekarangan rumah tersangka tanpa seijin terlebih dahulu ke Nanang Gimbal.
"Tersangka tidak menegur korban karena tersangka tahu korban sangat pemarah, atas perbuatan korban tersebut tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam sama korban," kata Kombes Wira dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Wira menuturkan, Nanang dan Sandy tidak harmonis sebagai tetangga. Ketidakharmonisan itu juga menjadi penyebab keduanya tidak pernah saling menyapa sejak peristiwa tahun 2019 tersebut.
“Nanang bahkan memilih menjual rumahnya yang dekat dengan rumah Sandy pada 2020. Dia bersama istri lalu mengontrak rumah di blok lain pada perumahan tersebut,” tuturnya.
Berikutnya, ujar Kombes Wira, Nanang dan Sandy kembali cekcok pada Oktober 2024. Saat itu, ada rapat pemakzulan ketua RT tempat Nanang tinggal karena diduga selingkuh dengan warga sekitar.

















