Banjir Pasuruan Rendam 16 Desa, 3.051 Kepala Keluarga Terdampak
Thomas Pulungan
PASURUAN, (ERAKINI) - Hujan lebat memicu debit air Sungai Dermo di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur meluap. Imbasnya, banjir sempat melanda 16 desa di enam kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat, 16 Desa terdampak yakni Desa Manaruwi, Masangan dan Kelurahan Latek di Kecamatan Bangil. Kemudian, Desa Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan di Kecamatan Grati.
Selanjutnya Desa Beji, Gajahbendo, Kedungringin, Cangkringmalang dan Kedung Boto di Kecamatan Beji. Kecamatan Rejoso yang terdampak adalah Desa Toyaning, Patuguran dan Jarangan, lalu Kecamatan Gempol terdapat Desa Legok dan Gempol. Terakhir Desa Bandaran juga terdampak di Kecamatan Winongan.
"Data yang dihimpun petugas, sebanyak 3.051 Kepala Keluarga (KK) terdampak. BPBD dibantu instansi terkait sudah melakukan distribusi bantuan logistik," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Kamis (27/2/2025).
Pada Kamis siang banjir telah surut kecuali di Kecamatan Beji, Rejoso, dan Gempol. Pantauan di lapangan ketiga lokasi tersebut masih tergenang dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30 hingga 50 cm. Sementara kondisi debit air Sungai Dermo telah kembali normal.
Mengingat masih banyaknya kejadian bencana hidrometeorologi basah yang didominasi oleh banjir di sejumlah wilayah tanah air, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja.
















