RS Polri Ungkap Fakta Baru Kematian Kepala Cabang Bank di Jakarta
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengungkap fakta baru terkait penyebab kematian kepala cabang (kacab) sebuah bank di Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37). Ilham sebelumnya dilaporkan diculik lalu jasadnya ditemukan di wilayah Bekasi, Kamis (21/8).
Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulih mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan forensik menunjukkan adanya dugaan korban meninggal akibat kekurangan oksigen. Berdasarkan hasil autopsi, juga ditemukan adanya tekanan pada tulang leher dan dada korban yang diduga menyebabkan kesulitan bernapas.
“Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang membuat korban sulit bernapas,” ujarnya dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025), dikutip dari Antara.
Selain itu, tim forensik juga menemukan adanya sejumlah luka akibat kekerasan benda tumpul di tubuh korban. Luka tersebut terdapat di bagian luar maupun dalam, terutama di leher dan dada. “Betul, ada tanda kekerasan akibat benda tumpul. Itu menjadi salah satu penyebab kematian korban,” jelas Prima.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan waktu kematian maupun jumlah pelaku yang terlibat. “Secara forensik, kami hanya menemukan tanda kekerasan benda tumpul. Namun, belum bisa dipastikan apakah luka itu akibat satu orang atau lebih,” imbuhnya.
Diketahui, jenazah Ilham pertama kali ditemukan oleh seorang warga di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis sekitar pukul 05.30 WIB. Saat ditemukan, tangan dan kaki korban dalam kondisi terikat, sementara mata tertutup lakban.
















