8 Orang Tewas dalam Bencana Tanah Longsor yang Terjang Wilayah Bali
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sedikitnya 8 warga tewas dalam bencana tanah longsor di 2 lokasi di Pulau Bali, selama 2 hari terakhir, yaitu Minggu dan Senin (19-20/1/2025).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari sebagaimana siaran pers di laman resmi BNPB. Ia mengatakan bahwa, 2 lokasi yang diterjang bencana tanah longsor yang kemudian mengakibatkan 8 orang meninggal dunia tersebut yaitu, Kabupaten Klungkung dan Kota Denpasar.
Abdul Muhari mengatakan bahwa dalam laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (20/1/2025) sore pukul 18.00 WIB, peristiwa tanah longsor di Kabupaten Klungkung menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 1 dalam pencarian dan 4 lainnya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka.
“Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Pikat, Kecamatan Dawan pada Minggu (19/1/2025) pukul 18.00 WITA, di mana sebuah pondok tertimpa bebatuan besar hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” katanya.
Peristiwa tanah longsor berikutnya yaitu terjadi di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1) pukul 07.00 WITA. “Pada kejadian itu, sebanyak 4 warga meninggal dunia, 1 dinyatakan hilang dan 3 lainnya luka-luka,” jelasnya.

















