SPMB 2026 Dimulai, Pemprov Jabar Jamin Semua Lulusan SMP Tertampung
Thomas Pulungan
BANDUNG, (ERAKINI) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Jawa Barat dimulai, dengan total daya tampung SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta mencapai 909.183 kursi atau setara 109,93 persen dari jumlah lulusan sebanyak 826.996 siswa.
Maka itu, Pemprov Jabar memastikan seluruh lulusan SMP/sederajat tahun 2026 mendapat akses melanjutkan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan SPMB 2026 menjadi tahapan strategis dalam memastikan akses pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh anak di Jawa Barat.
Menurutnya, pelaksanaan SPMB tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah terhadap prinsip keadilan dan transparansi dalam layanan pendidikan.
“SPMB merupakan salah satu tahapan strategis dalam sistem pendidikan karena menjadi pintu awal dalam memastikan setiap anak di Jawa Barat memperoleh akses pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas,” ujarnya, dikutip Selasa (19/5/2026).
Purwanto menjelaskan, tahapan awal SPMB 2026 diawali melalui Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Program ini bertujuan memetakan potensi dan sebaran lulusan SMP/MTs sederajat di seluruh Jawa Barat berdasarkan pilihan sekolah, jalur masuk, serta kondisi peserta didik.
“Pemetaan tahun ini tidak sekadar pendataan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam penyaluran peserta didik, perencanaan daya tampung, serta pelaksanaan SPMB yang objektif dan tepat sasaran,” katanya.
Secara umum, lanjutnya, daya tampung pendidikan menengah di Jawa Barat telah melampaui jumlah lulusan. Total daya tampung SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta mencapai 909.183 kursi atau setara 109,93 persen dari jumlah lulusan SMP/MTs sederajat sebanyak 826.996 siswa.


















