Polda Metro Jaya resmi menetapkan Dwi Hartono (DH) bersama 14 orang lainnya, sebagai tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Kepala Kantor Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Jakarta, Muhammad Ilham Pradipta (MIP). Foto: YouTube/@klanhartono
“Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka ada 15 orang. Saat ini masih pendalaman,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Rabu (27/8/2025).
Ia menjelaskan, dari total 15 tersangka yang diamankan, terdapat empat klaster keterlibatan. “Ada klaster aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klaster yang menculik, serta klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban,” katanya.
Namun, saat ini baru delapan tersangka yang diketahui peran atau klasternya. Tersangka C, DH, YJ, dan AA berperan sebagai aktor intelektual atau otak aksi kriminal. Sementara tersangka berinisial AT, RS, RAH dan RW berperan sebagai penculik.
Abdul Rahim mengungkapkan, hingga kini pemeriksaan terhadap seluruh tersangka masih berlangsung untuk menggali motif di balik aksi kejahatan tersebut. Oleh karena itu, polisi belum merinci identitas lengkap para pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi sebelumnya membenarkan bahwa Dwi Hartono merupakan salah satu aktor intelektual atau otak penculikan dan pembunuhan terhadap Ilham.
Ia membeberkan, Dwi Hartono adalah seorang pengusaha bimbingan belajar (bimbel) dalam jaringan (online). Dwi Hartono juga sosok sembarangan di kampung halamannya, Jambi. Ia dikenal sebagai motivator dan kerap disebut dermawan. Pernah suatu kali ia pulang kampung dengan helikopter, membuat warga desanya heboh sekaligus bangga.
Dwi Hartono bukan hanya pengusaha, tetapi juga aktivitasnya sebagai YouTuber, influencer, hingga motivator muda. Dwi Hartono lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 6 Oktober 1985. Namun ia tumbuh besar di Desa Tirta Kencana Unit 6, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Melalui media sosial, ia kerap membagikan perjalanan hidupnya yang inspiratif sekaligus memperlihatkan beragam lini bisnis yang dijalankan. Dari unggahan Instagram dan YouTube dengan akun @klanhartono, terlihat bahwa Dwi tidak hanya fokus pada satu bidang usaha. Ia membangun kerajaan bisnisnya dari perusahaan teknologi, pendidikan, hingga investasi properti.
Berikut sumber pundi-pundi kekayaan Dwi Hartono: 1. PT Hartono Mandiri Makmur
Perusahaan ini berkantor pusat di Kota Wisata, Cluster San Fransisco, Kabupaten Bogor. Bergerak di bidang perdagangan dan pengembangan perangkat lunak, PT Hartono Mandiri Makmur sempat merilis platform warunggaib.com. Namun kini situs tersebut tidak lagi bisa diakses.
2. PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI)
Masih di kawasan Kota Wisata, Dwi mendirikan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia yang menaungi platform bimbingan belajar (bimbel) online Guruku. Uniknya, Guruku tidak hanya ditujukan untuk siswa dan guru, tetapi juga untuk UMKM, pebisnis, hingga individu yang ingin mengembangkan soft skill.
3. Properti dan Bisnis Lainnya
Di samping perusahaan teknologi dan pendidikan, Dwi juga menanamkan investasi di sektor properti. Sebuah bangunan di kawasan Gunung Putri, Bogor, dijadikannya kantor sekaligus aset investasi. Dalam beberapa unggahan YouTube, ia menyebut turut mencoba bisnis skincare, toko online, hingga trading.
4. YouTuber
Sejak 2016, Dwi aktif membagikan kisah dan motivasi lewat kanal YouTube @klanhartono. Kini, ia sudah memiliki lebih dari 169.000 subscribers dengan total 128 video yang ditonton hingga 4,9 juta kali. Kontennya berkisar dari cerita perjalanan bisnis, tips motivasi, hingga aktivitas sehari-hari bersama keluarga.
5. Influencer
Tak hanya YouTube, Dwi juga aktif di Instagram. Melalui akun pribadinya, ia kerap mempromosikan produk sekaligus berbagi momen hangat bersama keluarganya. Kehadirannya di media sosial membuatnya semakin dikenal publik, terutama generasi muda yang mencari inspirasi bisnis.
6. Motivator
Dwi juga sering diundang ke sekolah maupun lembaga untuk berbagi pengalaman. Dengan gayanya yang lugas, ia menyemangati anak muda agar berani memulai usaha sejak dini. "SD pun kalau mau berbisnis, atau sekadar belajar silakan. Anak saya pun dari SD sudah saya latih berjualan di sekolah," katanya dari satu video.
7. Hartono Foundation
Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari perjalanan Dwi. Ia mendirikan Hartono Foundation, yayasan yang menyalurkan beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga dukungan bagi UMKM. Lewat yayasan ini, ia ingin usahanya tidak hanya bermanfaat untuk keluarga, tetapi juga masyarakat luas.
“Bagi saya, sukses itu bukan sekadar punya uang. Sukses itu ketika kita bisa berbagi dan memberi inspirasi,” kata Dwi dalam salah satu videonya.
Dwi Hartono ditangkap tim gabungan Polda Metro Jaya bersama dua tersangka lain, YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 20.15 WIB tanpa perlawanan. Sehari setelahnya, Minggu (24/8), polisi juga membekuk pelaku lainnya berinisial C di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.