Belum Aman, Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup bagi Pendaki hingga 13 April 2025
Thomas Pulungan
CIANJUR, (ERAKINI) - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali memperpanjang penutupan jalur pendakian ke Gunung Gede Pangrango hingga 13 April 2025.
Keputusan ini diambil sambil menunggu informasi terbaru dari Badan Geologi terkait kondisi kawah Gunung Gede yang masih berstatus normal.
Kepala Balai Besar TNGGP, Adhi Nurul Hadi, mengatakan bahwa penutupan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Badan Geologi yang menyatakan bahwa aktivitas kawah Gunung Gede masih dalam kondisi normal. Meski demikian, masyarakat tetap dilarang mendekati kawasan Kawah Wadon dalam radius 600 meter sebagai langkah preventif.
"Berdasarkan surat dari Badan Geologi dan arahan Menteri Kehutanan, kami memperpanjang penutupan pendakian ke Gunung Gede dan Pangrango meskipun statusnya normal, guna menghindari hal yang tidak diinginkan, termasuk menjaga keselamatan masyarakat, khususnya para pendaki," ujar Adhi Nurul Hadi, Rabu (8/4/2025).
Bagi pendaki yang telah melakukan pendaftaran secara daring, dapat melakukan perubahan jadwal atau mengajukan pengembalian dana. Hanya, prosesnya dapat memakan waktu beberapa hari ke depan karena faktor administratif, termasuk sistem administrasi keuangan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak).
Selama masa perpanjangan penutupan, pihak TNGGP telah menyiagakan puluhan petugas untuk mengantisipasi pendakian ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan.

















