JAKARTA, (ERAKINI) - Ketua DPRD Banten sekaligus ketua DPD Gerindra Banten, Andra Soni resmi diusung 7 partai politik sebagai calon gubernur Banten di pemilihan gubernur (Pilgub) Banten 2024. Ia dipasangkan dengan mantan anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dimyati Natakusumah.
Jauh sebelum deklarasi Andra Soni-Dimyati Natakusumah, Golkar sudah lebih dulu mendeklarasikan adik ipar mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Airin Rachmi Diany, sebagai calon gubernur Banten 2024. Bahkan dalam berbagai survei, Airin selalu unggul sebagai calon gubernur pilihan warga Banten.
Dikutip dari berbagai sumber, Andra Soni merupakan politisi asal Payakumbuh, Sumatera Barat yang lahir pada lahir 12 Agustus 1976. Politisi Partai Gerindra tersebut saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD sejak 2019 lalu.
Pendidikan Andra Soni dimulai dari SD Negeri Gandaria 03, Jakarta Selatan lulus tahun 1989, SMP Negeri 240 Jakarta lulus tahun 1992, SMA 10 Nopember 1945, Bandung lulus tahun 1995 dan STIE Bhakti Pembangunan, Jakarta lulus tahun 2001.
Sebelum menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, ia pernah menduduki posisi Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Banten. Sementara pengalaman organisasinya, dimulai dari Ketua Ikatan Persaudaraan Pelajar Sosial.
Kemudian di bidang profesional, Andra Soni pernah bekerja di PT Prastapindo Abadi Sejahtera, 1996–2002. PT Pura Kentjana Jakarta (1996–1997), PT Air Supremasi Indonesia, 2002–2004, PT Antara Sukses Express, 2004–2007.
Terjun ke dunia politik
Pada Pemilu 2014, Andra memutuskan terjun ke dunia politik menjadi calon anggota legislatif dari Partai Gerindra. Dalam pertarungan itu, Andra berhasil lolos dengan perolehan suara yang cukup memuaskan.
Di tengah perjalanannya sebagai wakil rakyat, Partai Gerindra mengangkat sebagai Sekretaris DPD Gerindra Banten mendampingi Desmond Junaidi Mahesa.
Berharap mengulang kesuksesan, Andra kembali maju di Pemilu 2019 melalui partai yang sama. Kata Andra, keberuntungan kembali berpihak padanya sehingga ia terpilih kembali.
Dengan berbagai pertimbangan, partai tempatnya bernaung kemudian merekomendasikan menjadi Ketua DPRD Provinsi Banten.
Peluang ketua DPD Gerindra BantenAndra Soni dan eks Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah maju sebagai kandidat gubernur dan kandidat wakil gubernur Banten 2024-2029 semakin terbuka lebar, setelah tujuh partai politik (parpol) mendeklarasikan pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah di salah satu hotel di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (20/6/2024).
Ketujuh parpol tersebut adalah Partai Gerindra, Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Sementara deklarasi dihadiri sejumlah elite partai, di antaranya Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Gubernur Banten yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Banten Wahidin Halim, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Isyana Bagus Oka, Ketua DPW PKS Banten Gembong, dan Ketua PSI Banten Hafiz.
"Calon gubernurnya Andra Soni dengan wakil gubernur Dimyati Natakusumah," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/6/2024).
Ia menegaskan, Gerindra membuka pintu jika partai lain hendak mengusung pasangan Andra-Dimyati dalam memenangkan PilgubBanten 2024. Menurut dia, partainya sudah mengamanahkan surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum Gerindra sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto kepada pasangan Andra-Dimyati.
Adapun bakal calon gubernur Andra Soni bersyukur telah mendapatkan surat rekomendasi untuk maju di pemilihan gubernur atau PilgubBanten 2024.
"Ini merupakan sebuah penugasan yang harus kami jalani secara sungguh-sungguh dan dalam rangka memajukan Provinsi Banten," kata dia.
Dia mengatakan, tugas gubernur yang bakal diembannya jika memenangi PilgubBanten 2024 akan selaras dengan kebijakan yang diambil Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih hasil Pemilu 2024.
"Kami sebagai cagub dan cawagub menyadari gubernur merupakan perpanjangan tangan presiden untuk melaksanakan mandatori," ujarnya.
Di masa depan, Andra ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat Banten untuk memajukan provinsi itu bersama-sama. Dia berharap keterlibatan pemerintah pusat bisa membantu ketertinggalan yang ada di Banten.