Kemenag Harap Civitas Akademika UIN KHAS Jember Manfaatkan Beasiswa Indonesia Bangkit
Akhmad Baihaqi Arsyad
JEMBER, (ERAKINI) - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa dosen, guru, ustadz, kyai, pendeta, romo, tenaga kependidikan dan alumni sebagai aktor utama pendidikan keagamaan di bawahnya harus terus meningkatkan kualitas dan kapasitasnya, melalui studi lanjut, salah satunya dengan memanfaatkan beasiswa.
Demikian disampaikan oleh Kepala PUSPENMA Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) di hadapan civitas akademika UIN KH. Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Rabu (28/5/2025) lalu.
Kegiatan sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) bertema ‘Peningkatan SDM PTKIN Melalui Beasiswa Indonesia Bangkit Menyambut Indonesia Emas 2045’ ini digelar menjelang penutupan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag RI 31 Mei.
“Kualitas dosen, tendik dan mahasiswa adalah harga mati, beasiswa adalah piranti penting meningkatkan degree untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Ruchman.
Ruchman yang juga alumnus UIN Walisongo ini juga menginformasikan bahwa UIN KHAS Jember adalah 31 PTKIN yang kini dapat menjadi pilihan para calon awardee, tetapi ingat harus mengambil Prodi Unggul/A yang di miliki UIN Jember.


















