Banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Jumat (2/1/2026) (Foto: Instagram/zeki_satria)
JAKARTA, (ERAKINI) - Banjir kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Jumat (2/1/2026). Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena di sejumlah wilayah lain, banjir serupa juga belum sepenuhnya surut.
Banjir tersebut merendam puluhan rumah dan menyebabkan sejumlah warga terjebak. Berikut 5 fakta terkait banjir di Kabupaten Agam:
1. BasarnasEvakuasi Warga Terjebak
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Padang mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Sungai Asam, Jorong Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Jumat (2/1) malam.
Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, mengatakan sebanyak 17 warga dievakuasi ke Masjid Nurul Huda Koto Kaciak serta rumah keluarga yang dinilai aman dari banjir.
“Mereka kami evakuasi ke lokasi yang aman dari banjir,” ujar Atta di Lubuk Basung, Sabtu (3/1).
Warga yang dievakuasi yakni Iswarti (73), Melda (41), Diva (17), Wafiq (17), Suprizal (62), Wahyu (38), Eva Susanti (41), Eza Putri (22), dan Sumardi (56). Selain itu, Iyat (52), Rayyan (7), Balqis (13), Iwid (41), Hernida (51), Masyahara (15), Tiara (17), serta Ita Dani (45).
2. Sungai Asam Meluap
Atta menjelaskan, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Asam setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 hingga 80 sentimeter di permukiman warga.
Evakuasi dilakukan setelah Basarnas menerima laporan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam terkait kondisi banjir di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak.
3. Arus Banjir Cukup Deras
Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan tali pengaman karena arus banjir terbilang deras dan berisiko membahayakan warga maupun tim penyelamat.
“Mendapatkan laporan tersebut, Basarnas bersama PMI Agam langsung menuju lokasi dan mendatangi rumah-rumah yang tergenang banjir untuk mengevakuasi warga,” kata Atta.
4. Tidak Ada Korban Jiwa
Atta memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Seluruh warga yang terdampak berhasil dievakuasi dengan selamat.
“Tidak ada korban jiwa akibat banjir ini dan seluruh warga terdampak telah kami evakuasi,” ujarnya.
5. Puluhan Rumah Terendam
Selain mengevakuasi warga, Basarnas mencatat banjir merendam puluhan rumah di kawasan Pasar Rabaa. Banjir terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah itu sejak Jumat (2/1) siang.
Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.