Rektor UIN Banten Prof Ishom Minta Alumni Tak Minder Hadapi Dunia Kerja
Abdul Rahman Ahdori
SERANG, (ERAKINI) - Suasana haru dan bangga menyelimuti pelaksanaan wisuda sarjana ke-42 dan pascasarjana ke-28 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom, menyampaikan pesan tegas sekaligus membakar semangat para lulusan agar percaya diri menghadapi dunia nyata.
Dalam sambutannya di Convention Hall & Business Center UIN SMH Banten, Prof Ishom menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh selama kuliah bukanlah titik akhir, melainkan awal dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Prof Ishom mengutip pemikiran Ibnu Khaldun dalam kitab Muqaddimah yang menyebut pendidikan sebagai keterampilan yang harus terus diasah.
“At-ta’limu innama huwa sina’ah. Keterampilan hanya akan terbentuk jika terus dilatih dan diuji,” ujar Ishom seperti dikutip erakini, Minggu (12/4/2026).
Menurut dia, pengalaman di tengah masyarakat justru menjadi fase pembelajaran yang sesungguhnya. Karena itu, lulusan diminta tidak berhenti belajar setelah meninggalkan kampus.
“Dunia kerja dan kehidupan sosial akan menjadi ruang pembuktian kemampuan yang sebenarnya,” katanya.
Prof Ishom juga menyinggung isu rendahnya serapan lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Alumnus UIN Yogyakarta ini membantah anggapan tersebut dan menegaskan bahwa secara data, lulusan PTKIN memiliki tingkat serapan kerja yang tinggi.
“Ini penting agar Anda tetap optimistis dan bangga sebagai alumni UIN,” ujarnya.
Prof Ishom bahkan menegaskan tidak ada istilah alumni UIN menganggur. Menurutnya, lulusan PTKIN memiliki keunggulan karena tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga pemahaman spiritual yang menjadi nilai tambah di tengah masyarakat.


















