Banjir di Braga Bandung Rendam 600 Rumah, 150 Warga Mengungsi
Thomas Pulungan
BANDUNG, (ERAKINI) - Bencana banjir melanda Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/1/2024). Banjir ini sedikitnya merendam 600 rumah warga.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyebutkan, kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan Sungai CIkapundung meluap hingga ke permukiman warga.
Merujuk laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Jumat (12/1/2024), lokasi terdampak berada di wilayah Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung. "Sebanyak 600 jiwa dan 600 rumah terdampak dari peristiwa itu. Setidaknya 150 jiwa memilih mengungsi ke tempat lebih aman untuk sementara waktu," ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan unsur lainnya sejak semalam telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan kedaruratan, kaji cepat, dan memberikan pelayanan di posko pengungsian. BPBD turut memberikan 1.000 karung untuk dijadikan tanggul sementara dan juga memberikan 200 selimut untuk warga terdampak.
BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah maupun masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana banjir, seperti sekitar daerah aliran sungai, agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Antara lain dengan membersihkan secara rutin saluran air, drainase dan sungai dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan atau pendangkalan yang mengakibatkan debit air mudah meluap saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
"Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di dan sebagian wilayah Jawa Barat pada hari ini (12/1/2024)," tukasnya.


















