Warga Cium Bau Kabel Terbakar Sebelum Api Melalap Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran
Abdul Rahman Ahdori







Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, berdasarkan pengakuan saksi, api pertama kali muncul di plafon rumah salah satu warga di RT 02/RW 04 yang dikontrakkan.
“Menerangkan asal api berasal dari plafon atap rumah salah seorang warga di RT 02/04 yang dikontrakkan,” kata Susatyo kepada wartawan.
Dia menyebut, warga setempat, sebelum api menyebar, mereka sempat mencium bau kabel terbakar. Tidak lama kemudian, asap tebal mulai muncul dan api pun membubung tinggi, menghanguskan seluruh pemukiman di area tersebut.
Ia menjelaskan, saat ini, sebanyak empat orang saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Polisi menunggu proses pendinginan yang masih berlangsung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran tersebut.
“Tim Puslabfor Polri akan dilibatkan dalam olah TKP untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari BPBD Jakarta, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.35 WIB, dan petugas pemadam kebakaran mulai melakukan pemadaman pada pukul 00.45 WIB. Pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB, proses pendinginan selesai dilakukan.
“Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 543 rumah, yang berdampak pada 1.797 jiwa atau 607 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi,” dalam keterangan BPBD itu.
BPBD menyebut, proses pemulihan dan bantuan kepada korban sedang berlangsung, sementara polisi terus mendalami penyebab kebakaran.

